Home / Ansor / Gus Dian : Kumpul Kebo Mungkin Rukun, Tapi Tidak Benar

Gus Dian : Kumpul Kebo Mungkin Rukun, Tapi Tidak Benar

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Solo, ansorjateng.net, Indonesia merupakan bangsa yang masyarakatnya berkarakter majemuk, terjadinya konflik sosial menjadi hal yang tidak dapat dihindarkan. Meski demikian, hal tersebut tidak selalu bernilai negatif.

Demikian disampaikan Wakil Rais Syuriyah PWNU Jateng, KH M Dian Nafi, di depan peserta kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat dalam penyelesaian konflik sosial yang diadakan Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Provinsi Jawa Tengah, Rabu-Kamis (16-17/3/2016), di Hotel Sahid Solo.

“Bangsa kita merdeka dan reformasi yang terjadi itu semua karena kita dapat mengelola konflik,” kata Gus Dian.

Lebih lanjut ditambahkan pengasuh Pesantren Al-Muayyad Windan tersebut, sebuah perdamaian bisa terwujud manakala sudah memenuhi 4 hal, yakni kebenaran, keadilan, keluhuran, dan kerukunan.

“Jadi kalau semisal ada orang kumpul kebo, itu mungkin rukun tapi belum benar dan luhur,” kata dia.

Menurut Gus Dian, penting bagi masyarakat, untuk dapat membuat pemetaan konflik. “Mulai dari pihak yang terlibat, kepentingan, kekuatan dan opsi yang dapat kita ambil,” paparnya.

Acara pelatihan penyelesaian konflik sosial ini diikuti beberapa Banom NU, antara lain GP Ansor, IPNU dan IPPNU.(NUOnline/hud)

 

http://www.nu.or.id/post/read/66623/gus-dian-bangsa-kita-merdeka-karena-mampu-kelola-konflik

About Ansor Jateng

Check Also

LBH Ansor Desak Kepolisian Tuntaskan Kasus Penyerangan pada Perayaan HUT RI

  Semarang, ansorjateng.net, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gerakan Pemuda Ansor mendesak pada kepolisian untuk melanjutkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *