Home / Topic Pilihan / Beauty / Cetak Kader Pengusaha, PC IPNU BATANG Gelar Pelatihan Kewirausahaan

Cetak Kader Pengusaha, PC IPNU BATANG Gelar Pelatihan Kewirausahaan

Balai Besar Peningkatan Produktivitas (BBPP) Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI bekerja sama dengan Pimpinan Cabang IPNU Kabupaten Batang, menggelar Pelatihan Wirausahawan Muda Produktif, di gedung MWC NU Warungasem, Rabu, (30/3/16).
Balai Besar Peningkatan Produktivitas (BBPP) Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI bekerja sama dengan Pimpinan Cabang IPNU Kabupaten Batang, menggelar Pelatihan Wirausahawan Muda Produktif, di gedung MWC NU Warungasem, Rabu, (30/3/16).

 

Batang, ansorjateng.net, Balai Besar Peningkatan Produktivitas (BBPP) Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI bekerja sama dengan Pimpinan Cabang IPNU Kabupaten Batang, menggelar Pelatihan Wirausahawan Muda Produktif, di gedung MWC NU Warungasem, Rabu, (30/3/16).

Pelatihan ini diharapkan para pemuda mempunyai kepercayaan diri dan optimistis dalam memulai usaha. Wirausaha adalah pilihan yang paling realistis saat ini di Kabupaten Batang di tengah minimnya lapangan pekerjaan di sektor industri.

Sebanyak 35 peserta berasal dari perwakilan beberapa pengurus di tingkatan PAC. Ketua PCNU, Achmad Taufiq, menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang tinggi terhadap BBPP Kemenaker yang telah bekerjasama dengan baik dengan PC IPNU Batang.

Ia berharap dengan pelatihan ini dapat menumbuh kembangkan semangat kewirausahaan kepada peserta pelatihan, sehingga ke depan dapat memulai untuk berwirausaha.

“Harapan saya nantinya dari sekian peserta ini harus ada yang mengimplementasikan ilmu yang didapat pada pelatihan ini,“ tegasnya.

Perwakilan dari BBPP Kemenaker RI, Hengki, dalam sambutanya menegaskan bahwa suatu Negara dikatakan maju jika 2 persen dari jumlah penduduknya adalah wirausaha, dan di Indonesia sekarang ini masih di kisaran 0,8 persen.

“Dengan pelatihan wirausaha baru yang kami lakukan di seluruh Indonesia diharapkan nantinya akan muncul wirausahawan baru yang siap menghadapi tantangan global di masa mendatang,” katanya.

Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama tiga hari dimulai hari 28-30 Maret 2016. Selama pelatihan, peserta diberi materi motivasi usaha, kreatifitas, inovasi usaha, pemasaran, kelayakan usaha, perhitungan biaya, perencanaan keuangan dan praktik pembuatan PIN dan gantungan kunci.

“Kami sangat senang sekali dengan adanya pelatihan ini, sehingga membuka wawasan baru tentang dunia kewirausahaan dan membuat kami berfikir bahwa dunia usaha itu sangat menjanjikan,” kata Nisrohati Ulfa salah satu peserta berasal dari PAC Reban.

12900998_1293198314041475_8994465515370422169_o

Nasroni, tutor pembuatan Pin dan gantungan kunci mengatakan, dengan modal minim yaitu dari Rp 1.500 sampai Rp 2.500 per pcs, dan dengan harga jual dari Rp 4.000 sampai Rp 5.000 per buah, itu suatu terobosan bisnis yang cukup menggiurkan dengan proses produksi dan waktu produsi yang singkat.

Saat praktek, terbukti dalam waktu satu jam sudah bisa memproduksi 100 buah pin atau gantungan kunci.

Menurut pengurus PC IPNU Batang, Bastomi, pelatihan ini akan dilakukan bertahap sebagai kontribusi IPNU terhadap persoalan bangsa terkait dengan pengangguran dan dalam persiapan menghadapi tantangan global.

“Kami akan terus melakukan kegiatan-kegiatan semacam ini yang bertujuan untuk meningkatkan semangat kewirausahaan yang akhir-akhir ini kurang diminati kalangan pemuda,”.(Achmad Yasin/hud)

About Ansor Jateng

Check Also

LBH Ansor Desak Kepolisian Tuntaskan Kasus Penyerangan pada Perayaan HUT RI

  Semarang, ansorjateng.net, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gerakan Pemuda Ansor mendesak pada kepolisian untuk melanjutkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *