Home / Banser / Habib Luthfi : Jangan Pernah Lempar Merah Putih ke Tanah

Habib Luthfi : Jangan Pernah Lempar Merah Putih ke Tanah

Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya, di Majelis Kanzul Ulum Desa Waru, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Minggu (17/4/2016) malam.
Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya, di Majelis Kanzul Ulum Desa Waru, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Minggu (17/4/2016) malam.

 

Demak, ansorjateng.net, Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya, menggelorakan rasa cinta tanah air pada ribuan orang yang hadir dalam acara Haul Pejuang NKRI, di Majelis Kanzul Ulum Desa Waru, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Ahad (17/4/2016) malam.

“Saya salut banyak bendera merah putih. Tapi nanti tolong setelah selesai, jangan pernah ditumpuk atau dilempar di tanah. Kayunya silakan ditumpuk di tanah, kalau benderanya di sampirkan di bahu baru ditata yang rapi,” ungkap Habib Lutfi.

Menurut Rais Am Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyyah (Jatman) tersebut, sikap pada bendera itu bukan mengultuskan benda, melainkan bentuk penghormatan dan sikap cinta pada tanah air. Jika bukan para warga Indonesia sendiri, siapa lagi yang menjaga dan menghormatinya.

“Dalam merah putih meski enggak ada tulisannya, tapi ada arti jatidiri bangsa, itulah kehormatan bangsa. Kalau tidak kita sekalian yang menjaga, jangan salahkan orang lain kalau ada yang menghina. Kalau tidak kita yang menjaga dan menghormati, siapa lagi?” tegasnya.

IMG_9896

Habib Lutfi kemudian mengajak ribuan orang yang hadir untuk berdiri tegap, bersama-sama mengucapkan Pancasila dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama. Menurutnya, sikap cinta tanah air harus dibangun di semua lini.

Ia juga meminta agar pengucapan Pancasila dan menyanyikan lagu Indonesia Raya tidak hanya saat kegiatan upacara resmi kenegaraan atau pemerintahan dan saat peringatan HUT RI 17 Agustus saja, namun harus dinyanyikan dalam setiap acara sosial dan keagamaan.

“Kalau hanya dikibarkan saat 17-an, bisa-bisa bangsa ini lupa pada negaranya sendiri. Ini penting sekali, kelihatannya enteng. Jangan main-main sama lagu kebangsaan. Timbulnya tidak ada rasa ‘handarbeni’ jadi penyebab merosotnya nasionalisme di kalangan anak muda,” ungkapnya.

IMG_9906

Habib Luthfi juga meminta agar seluruh warga Indonesia tidak lagi menggunjingkan perbedaan suku dan etnis. Siapapun yang lahir di Indonesia maka berkewajiban menjunjung tinggi kehormatan bangsa.

Dalam acara tersebut, hadir Kapolres Demak, AKBP Heru Sutopo selaku Ketua Panitia; Komandan Kodim 0716 Demak, Letkol Inf Nanang Wibisono;  Rais Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Jateng, KH Ubaidillah Shodaqoh; Ketua Pengurus Cabang NU Kabupaten Demak, KH Musaddad Syarif; Ketua MUI Demak, KH Muhammad Asyik.

Dalam acara ini, hadir ratusan personel Banser dari PAC Mranggen dan PAC Karangawen Demak membantu pengamanan. Juga ratusan personel kepolisian dari Polres Demak.

Dari atas panggung, Habib Luthfi juga secara tegas memeringatkan pada aparat untuk terus menggencarkan pemberantasan peredaran narkotika. Sebab narkotika bakal merusak generasi bangsa, dan perilaku ini jelas telah mengecewakan para pejuang yang telah berkorban demi berdirinya NKRI.

“Saya atas nama pribadi menyatakan mendukung TNI dan Polri membermts narkoba. Hentikan narkotika. Ini bahaya, kalau sampai pemuda-pemuda rusak, maka rusaklah bangsa ini,” tuturnya.

Kapolres Demak yang juga Ketua Panitia, AKBP Heru Sutopo meminta pada masyarakat untuk turut serta membantu aparat memberantas narkotika. Pihaknya dalam satu bulan ini akan melaksanakan operasi khusus kepolisian dengan sandi Operasi Sinar 2016.

Selain itu, kata Heru, pihaknya juga meminta pada masyarakat memberikan informasi jika ada orang yang melakukan aktifitas mencurigakan, terutama yang megarah pada gerakan radikalisme dan terorisme.

“Jika ada perilaku yang menyimpang, bisa kerjasama dengan kami dengan melapor ke personel polisi terdekat,” pintanya.(hud)

About Ansor Jateng

Check Also

Setelah Terpilih, Gus Sholah Akan Perkokoh Organisasi, Kader dan Jaringan

Semarang, ansorjateng.net, Ketua GP Ansor Jawa Tengah terpilih, Sholahudin Aly atau Gus Sholah, memiliki tugas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *