Home / Ansor / GP Ansor dan Polisi di Brebes Sepakat Tolak Kelompok Radikal

GP Ansor dan Polisi di Brebes Sepakat Tolak Kelompok Radikal

Penandatanganan kesepakatan menolak kelompok radikal oleh Ketua PAC GP Ansor Wanasari dengan Kapolsek Wanasari, Kabupaten Brebes.
Penandatanganan kesepakatan menolak kelompok radikal oleh Ketua PAC GP Ansor Wanasari dengan Kapolsek Wanasari, Kabupaten Brebes.

Brebes, ansorjateng.net, Sebagai langkah nyata untuk membentengi kelompok radikal di masyarakat, Gerakan Pemuda (GP) Ansor dengan Kepolisian membentuk kerjasama kesepakatan melalui (Memorandum Of Understanding) yang berisi penolakan masuknya kelompok radikal.

MoU ditandatangani oleh Ketua Ketua PAC GP Ansor Wanasari dan Kapolsek Wanasari. Penandatanganan dilaksanakan dalam acara sarasehan kebangsaan memperingati Hari Lahir GP Ansor Ke 82 yang diselenggarakan PAC GP Ansor Kecamatan Wanasari, Kamis (5/5/2016) di Balai Desa Wanasari , Brebes.

Kapolsek Wanasari, AKP Wagito SH menyatakan, bahwa sinergitas dan parstipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan guna mencegah masuknya kelompok radikal dan faham deradikaslisasi di wilayah kecamatan Wanasari.

“Kami sangat bangga kepada GP Ansor Kecamatan Wanasari yang mau dan bertekad membantu kami selaku aparat untuk mencegah munculya kelompok radikal dan deradikalisasi,” tegas Wagito.

Ketua PAC GP Ansor Wanasari, Bayu Rohmawan ditemui di sela kegiatan menjelaskan, dalam memperingati Harlah GP Ansor Ke 82, PAC GP Ansor Kecamatan Wanasari menggelar sarasehan kebangsaan dengan mengambil tema Pencegahan dan Penanggulangan Radikalisme, Bahaya Narkoba dan Tindak Korupsi.

Tiga hal yakni Narkoba, Korupsi dan Radikalisme menjadi permasalahan inti bangsa Indonesia. Maka dengan kegiatan ini diharapakan GP Ansor bisa menjadi Agen Dakwah dari tiga hal tersebut ke masyarakat dari sudut pandang nilai-nilai Aswaja Annahdliyah.

“GP Ansor yang artinya penolong diharap benar-benar mampu menjadi mitra pemerintah dan aparat dalam mencegah faham radikal, penyalahgunaan narkoba dan korupsi,“ tegas Bayu.

Kepala BNK Kabupaten Brebes, H Atmo Tan Sidiq yang juga Ketua Lesbumi NU Kota Tegal  yang hadir sebagai narasumber menuturkan, bahwa bangsa barat menjajah negeri ini salah satunya melalui narkoba.

“Jangan sampai kaum muda kita mencoba narkoba, poma rong poma aja nyoba narkoba (jangan sama sekali sampai mencoba narkoba) jauhi Narkoba!!“ tandas Atmo.

Narasumber lain pada acara Sarasehan Kebangsaan diantaranya Royani Anwarun dari GNPK (Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi ), H Musyaffa Ketua LPNU Brebes yang juga Anggota Komisi IV DRRD Brebes. Turut hadir Sekretaris MWC NU Wanasari Takmuri, Kepala Desa Wanasari Eko Alri Surono, PC GP Ansor Brebes ,tokoh masyarakat Desa Wanasari serta ratusan anggota GP Ansor Se- Kecamatan Wanasari.(Bayu/hud)

About Ansor Jateng

Check Also

Selamat Jalan Mahfudz Basori Sang Pelopor Kemandirian NU di Tegal

Tegal, ansorjateng.net, KH Mahfudz Basori mempelopori kemandirian NU dengan meningkatkan ekonomi umat melalui pembentukan Baitul Mal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *