Home / Ansor / Pergerakan Kader Ansor Seperti Cacing Tanah

Pergerakan Kader Ansor Seperti Cacing Tanah

IMG-20160603-WA0047

Pati, Ansorjateng.net, Pelaksanaan pelantikan pengurus harian GP Ansor PAC Jakenan, Kabupaten Pati, , Sabtu (4/6/2016) malam, dilakukan dengan cara yang istimewa. Pasalnya pelantikan tersebut menghadirkan sejumlah tokoh agama dan masyarakat umum.

Pelantikan GP Ansor PAC Jakenan dimeriahkan dengan Gema Sholawat bersama Habib Hilmy dari Kudus dan KH Arsyad Muhammadun.

Acara ini diharapkan bagi para Pemuda Ansor yang dilantik agar selalu mengingat bahwa dirinya adalah pemuda pilihan dan merupakan sosok yang diharapkan andilnya pada NU, Agama dan Negara.

“Pelantikan ini menjadikan mental Ansor yang dilantik menjadi lebih siap dalam menghadapi tantangan,” ungkap Wakil Sekretaris GP Ansor Pati, Aries Subkhi.

“Kader-kader NU bergerak ibaratnya seperti cacing tanah, dia bergerak aktif untuk menggemburkan tanah di atasnya, gerakan mereka pun tidak terlihat kasat mata, namun luar biasanya hasilnya bisa kita lihat,” kata Sekretaris PC GP Ansor Pati, Irham Shodiq kepada Ansorjateng.net.

Maksudnya adalah kader Ansor merupakan ibarat cacing tanah, sedangkan NU adalah tanahnya, keduanya merupakan hubungan rantai siklus yang abadi. Bila cacing tanahnya mati atau tidak aktif, maka tanah di atasnya tentu akan kering dan tidak subur.

Salah satu contohnya pengkaderan Banser dalam Diklatsar Banser untuk menjadi benteng NU yang militan. Pengkaderan calon pemimpin-pemimpin NU lewat PKPNU dan pelantikan para pengurus NU.

Ketua panitia pelantikan PAC Jakenan Jay Siswanto, berharap pengkaderan lebih sering dilakukan agar jenjang keahliannya terus meningkat. Selain itu juga untuk membentuk militansi pada para kader.

“Dalam Ansor dikenal Diklatsar, PKD dan PKPNU yang kesemuanya merupakan suatu proses dalam mencetak kader-kader yang militant,” imbuhnya.

Wakil Ketua PC GP Ansor Pati, Zamroni mengatakan, Pelantikan GP Ansor Jakenan berawal dari kevakuman PAC Jakenan untuk beberapa waktu lalu. Maka seluruh anggota harian PAC Jakenan dikumpulkan guna reformasi kepengurusan.

Pengurus harian yang dipilih juga usianya lebih muda dan yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing.

“Nanti secara langsung akan mempertanggung jawabkan semua kegiatannya kepada organisasi dan para Kiai terkhusus di wilayah Jakenan,” kata Zamroni yang juga Kepala Desa Bodeh Kecamatan Pucakwangi.

Ini juga sebagai bentuk kaderisasi dalam membuat gelombang gerakan secara massal. Namun bukan berarti gerakan massal yang anarkis. Gerakan massal yang dibentuk adalah gerakan secara terus menerus dalam menguatkan organisasi.(Hasanudin/hud)

About Ansor Jateng

Check Also

Setelah Terpilih, Gus Sholah Akan Perkokoh Organisasi, Kader dan Jaringan

Semarang, ansorjateng.net, Ketua GP Ansor Jawa Tengah terpilih, Sholahudin Aly atau Gus Sholah, memiliki tugas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *