Home / Ansor / Ansor Pekalongan Serahkan Rekomendasi Ke Bupati Untuk Tutup Tempat Maksiat

Ansor Pekalongan Serahkan Rekomendasi Ke Bupati Untuk Tutup Tempat Maksiat

sowan bupati ok

Pekalongan, ansorjateng.net, Pengurus Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pekalongan hasil Konferensi Cabang XII mengadakan audiensi dengan Bupati Pekalongan. Jajaran Pengurus dipimpin Ketua PC Ansor, M Azmi Fahmi, S.Ag, diterima Bupati di pendopo Rumah Dinas Bupati di kawasan alun-alun Kajen Pekalongan Kamis (9/7/2016) malam.

Menurut M. Azmi Fahmi, pertemuan dan audiensi dengan Bupati ini dimaksudkan selain  untuk memperkenalkan (ta’aruf) personalia kepengurusan baru GP Ansor hasil Konferensi Cabang XII yang dilaksanakan pada 15 Mei yang lalu, juga untuk menyampaikan amanat Konferensi berupa poin-poin rekomendasi yang ditujukan untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan.

Adapun poin-poin rekomendasi Konfercab XII GP Ansor untuk Pemerintah Kabupaten Pekalongan antara lain, Pertama, mengusulkan kepada Pemkab Pekalongan agar menutup tempat-tempat prostitusi maupun area publik yang disalahgunakan sebagai ajang perjudian, mabuk maupun transaksi barang psikotropika.

Kedua, mendorong Pemkab Pekalongan agar meninjau kembali aturan (deregulasi) izin supermarket, mengingat keberadaan supermarket semakin menjamur. Ketiga, memperhatikan keberlangsungan para pedagang kecil.

Keempat, memberantas secara masif peredaran narkoba  di tengah masyarakat, lingkungan sekolah maupun instansi pemerintah dengan melaksanakan tes urine secara berkala, serta memberikan sanksi berat bagi aparat pemerintah yang diketahui memakai narkoba.

Kelima, mengusulkan kepada Pemkab Pekalongan untuk menindak tegas oknum pegawai/karyawan RSUD/Puskesmas yang dengan sengaja mengabaikan pelayanan kepada pengguna Kartu Jamkesda, KIS, JPS dan jaminan kesehatan lainnya.

Keenam, meningkatkan sistem rekrutmen karyawan dan karyawati RSUD/Puskesmas yang transparan, akuntabel dalam rangka memberikan pelayanan masyarakat yang ramah. Ketujuh, memberikan sanksi tegas kepada oknum PNS di kalangan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan yang terbukti melakukan pungutan liar kepada siswa di luar ketentuan.

Kedelapan, mendorong Pemerintah untuk lebih memperhatikan potensi lokal dalam rangka mewujudkan masyarakat Kabupaten Pekalongan yang lebih sejahtera dan bermartabat berbasis kearifan lokal.

“GP Ansor juga siap bermitra dan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Kami siap mengawal program-program Pemerintah yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas,” tandas Azmi.

Memperhatikan beberapa poin rekomendasi Konfercab tersebut, Bupati Pekalongan H Asif Kholbihi, menyambut baik dan menyampaikan rasa terima kasih atas saran dan kontribusi pemikiran dari GP Ansor tersebut.

Menurutnya, rekomendasi tersebut sejalan dan ‘equivalen’ dengan kebijakan Bupati. Pihaknya juga mengharapkan GP Ansor dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten dalam melaksanakan program-program pembangunan.(Alim Mustofa/Hud)

About Ansor Jateng

Check Also

Setelah Terpilih, Gus Sholah Akan Perkokoh Organisasi, Kader dan Jaringan

Semarang, ansorjateng.net, Ketua GP Ansor Jawa Tengah terpilih, Sholahudin Aly atau Gus Sholah, memiliki tugas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *