Home / Ansor / Ansor dan Kemenaker Latih Pemuda Kembangkan Budidaya Buah

Ansor dan Kemenaker Latih Pemuda Kembangkan Budidaya Buah

img-20160930-wa0006-1

Ansorjateng.net, Blora, Pengurus Pusat (PP) Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Bidang Pertanian, Kedaulatan Pangan dan ESDM, kerjasama dengan Balai Besar Peningkatan Produktivitas (BBPP) Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia, dan Pemkab Blora mengadakan pelatihan budidaya tanaman buah, Rabu (28/09/2016).

Pelatihan yang digelar mulai 28-30 September itu, dilakukan di Pondok Pesantren Al-Banjari Desa Greneng, Kecamatan Tunjungan Kabupaten Blora. Sedikitnya terdapat 40 orang peserta yang berasal dari wilayah Kabupaten Blora, Pati, Jepara, Kudus dan Rembang.

Wakil Bupati Blora, Arif Rohman saat hadir dalam acara tersebut, mengatakan pentingnya mengembalikan kedaulatan pangan di Negara Indonesia dengan memanfaatkan segala potensi pertanian yang ada di daerah.

Di Blora ini akan dikembangkan menjadi sentra buah-buahan dari berbagai macam jenis buah. Sebab di daerah ini cocok buah kelengkeng, papaya, mangga dan jambu biji.

Kepala BBPP Kemenaker, Sri Indarti mengatakan, generasi muda harus bangkit dari tidurnya menjadi seorang pengusaha yang sukses. Melalui pelatihan ini diharap sebagai langkah awal dalam menuju kesuksesan.

“Hari ini adalah langkah awal menuju kesuksesan,” katanya.

Kasatkorcab Banser Kabupaten Blora, Gempoer Pratama, menyiagakan anggotanya di lokasi pelatihan. Pihaknya menyiapkan 10 personel Banser Blora untuk membantu dalam penyelenggaraan pelatihan.

Adapun dipilihnya Ponpes Al-Banjari yang diasuh KH Nur Salim menjadi tempat pelatihan, karena letaknya cukup jauh dari permukiman. Yakni berada di sekitar hutan dan perkebunan yang dikelola pengusaha swasta.

Pondok yang memiliki ratusan santri putra dan putri ini tidak merasa terganggu dengan adanya pelatihan ini. Justru sangat bangga karena bisa membantu penyelenggaran pelatihan dari pengurus pusat GP Ansor.

“Kami sangat bangga dan terhormat sekali karena bisa membantu penyelenggaraan pelatihan seperti ini,” ungkap KH Nur Salim yang juga Pengurus Cabang NU Kabupaten Blora kepada ansorjateng.net (29/09/2016).

Begitu juga Bambang, seorang pemilik perkebunan swasta, sangat berharap nantinya Blora menjadi sentra buah yang bisa memasok permintaan buah dalam negeri. Dia juga mengingatkan kepada generasi muda untuk tidak merasa malu menjadi seorang petani.

Ia juga menyatakan siap menjadikan perkebunannya sebagai rujukan peserta pelatihan sebagai tempat menimba ilmu berkaitan dengan pertanian.

“Kami siap untuk membantu peserta yang nanti ingin serius menekuni bidang ini sekaligus mau mengembangkan potensi alam diwilayahnya” ungkap Bambang.(Hasanuddin/Hud)

 

About Ansor Jateng

Check Also

Konfercab NU Banyumas Bersih Dari Kepentingan Politik

  Banyumas, ansorjateng.net, Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama Kabupaten Banyumas yang berlangsung saat ini, Minggu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *