Home / Ansor / Kader Muda NU Terbaik di Indonesia Digembleng di Semarang

Kader Muda NU Terbaik di Indonesia Digembleng di Semarang

cwu86ojxeaa9ucz

Semarang, ansorjateng.net, Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda Ansor, menggelar Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) angkatan ke-V di Pondok Pesantren Ash-Shodiqiyyah, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Kegiatan pengkaderan yang diikuti kader muda Nahdlatul Ulama terbaik dari seluruh daerah di Indonesia ini, diselenggarakan selama lima hari mulai 3-7 November 2016.

PKN merupakan tahap terakhir dari  rangkaian pola pengkaderan di GP Ansor. Selain itu, pelatihan ini sekaligus sebagai proses pengkaderan dan regenerasi kepemimpinan pada tingkat atas di organisasi GP Ansor.

Ketua Umum PP GP Ansor, H Yaqut Qoumas Cholil atau Gus Tutut menjelaskan, PKN yang hanya dilakukan selama lima hari dengan sistem seminar dan penyusunan laporan dalam sehari, belum cukup. Perlu ada format baru agar bisa melahirkan pemimpin yang bijaksana.

Pada penyelenggaraan PKN, peserta diwajibkan membuat proposal proyek sosial. Setelah mengikuti pengkaderan lima hari, sebulan setelahnya, proposal yang diajukan harus diimplementasikan ke masyarakat.

“Dalam proyek tersebut harus ada penularan pengetahuan dan nilai-nilai luhur yang harus diberikan ke masyarakat. Ini yang membedakan tanda kelulusan dengan tahun sebelumnya,” katanya.

Di sisi lain, usai mengikuti PKN, para kader GP Ansor diharapkan dapat memiliki kesadaran yang tinggi pada tanggungjawab sosialnya. Yaitu dengan mengambil peran lebih luas melalui pengembangan potensi kepemimpinan di tengah masyarakat.

Kemudian, harus memiliki keyakinan dan kesadaran kuat atas Islam Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) sebagai paradigma kepemimpinan di wilayah masing-masing. Selanjutnya, keterlibatannya di dalam organisasi Ansor harus mampu menjadi perintis perubahan sosial bagi masyarakat Indonesia.

 

img-20161103-wa0063

Gus Tutut mengingatkan, kader Ansor menghadapi tugas berat terutama dalam mengawal NU dan NKRI. Maka diperlukan soliditas agar efektif. Sampai hari ini, GP Ansor adalah organisasi kepemudaan terdinamis dan terbesar di Indonesia.

Pengkaderan Ansor dan Banser berlangsung tiada henti di seluruh penjuru tanah air. Keberadaannya memainkan peran di seluruh level perjuangan.

Maka sebagai organisasi terbesar, harus terus berkonsolidasi serta menata ulang manajemen kepemimpinannya, agar mampu merespon dengan cepat berbagai perkembangan yang terjadi.

“PKN GP Ansor merupakan salah satu Ikhtiar untuk memperbaiki diri secara kelembagaan dan penguatan SDM kader. Juga berupaya memberikan pelayanan yang lebih baik pada masyarakat,” tegas Gus Tutut.

Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KH Arja Imroni, mengingatkan, bahwa pelatihan atau pendidikan kader tidak bisa diunduh hasilnya secara langsung, namun butuh proses sekira 3-5 tahun ke depan.

“Baru akan lahir pemimpin-pemimpin hebat di kehidupan yang akan datang. Wajah NU ke depan akan terbentuk dari kepemimpinan Ansor hari ini,” tuturnya.(Zulfa/Huda)

About Ansor Jateng

Check Also

LBH Ansor Desak Kepolisian Tuntaskan Kasus Penyerangan pada Perayaan HUT RI

  Semarang, ansorjateng.net, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gerakan Pemuda Ansor mendesak pada kepolisian untuk melanjutkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *