Home / Ansor / Ansor Banser Kota Santri Pekalongan Tuntut Pembubaran HTI

Ansor Banser Kota Santri Pekalongan Tuntut Pembubaran HTI

Ketua PC GP Ansor Pekalongan M Azmi Fahmi, menyerahkan surat pernyataan sikap kepada Bupati Pekalongan dan Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan didampingi Kasatkorcab Banser Muchsinudin.
Ketua PC GP Ansor Pekalongan M Azmi Fahmi, menyerahkan surat pernyataan sikap kepada Bupati Pekalongan dan Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan didampingi Kasatkorcab Banser Muchsinudin.

 

Pekalongan, Ansorjateng.net, Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pekalongan, menyatakan penolakan gagasan khilafah serta menuntut pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Pernyataan sikap ini dibacakan Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pekalongan, M Azmi Fahmi dan Kasatkorcab Banser, Muchsinudin, di hadapan ribuan orang yang menghadiri Ansor-Banser Bersholawat yang digelar Satkorcab Banser dan Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor Pekalongan, di area Pasar Karanganyar Rabu (12/4/2017) malam.

Menurut Azmi, pernyataan sikap ini terkait adanya kegiatan Masirah Panji Rasulullah yang diselenggarakan oleh HTI serta merebaknya faham dan gerakan baik perorangan maupun organisasi yang secara nyata merongrong NKRI dengan mengusung gagasan khilafah.

Bagi GP Ansor NKRI adalah Harga Mati. NKRI dibangun atas pengorbanan para pejuang dan dirumuskan oleh para ulama.

Menyikapi situasi tersebut, GP Ansor secara tegas menyatakan 5 poin pernyataan sebagai berikut:

Pertama, Menolak gagasan khilafah yang diusung oleh HTI karena mengakibatkan perpecahan dan mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berbhineka tunggal ika.

Kedua, Menolak seluruh kegiatan HTI yang menyebabkan propaganda khilafah dengan maksud merubah pancasila sebagai ideologi dan asas tunggal kehidupan bernegara.

Ketiga, Menuntut pembubaran HTI di bumi pertiwi ini, baik secara organisasi, paham, maupun pola tindakan.

Keempat, menuntut dan mendesak kepada aparat yang berwenang untuk menjalankan tugasnya menjaga keamanan nasional dengan menindak tegas organisasi atau perseorangan yang menyebarkan ideologi yang memicu pada gerakan anti NKRI.

Dan Kelima, menghimbau pengikut HTI untuk kembali kepada ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah yang sesuai dalam bingkai NKRI

Sementara itu, Bupati Pekalongan H Asip Kholbihi, menyatakan maraknya gerakan anti NKRI dapat ditangkal dengan meneguhkan faham, ajaran dan tradisi ahlussunnah wal jamaah di masyarakat.

Prinsip al-mukhafadlatu ‘alal qadimis sholih wal akhdzu bil jadidil ashlah, melestarikan tradisi yang baik, dan mengambil hal baru yang lebih baik penting untuk dipedomani. Kegiatan Ansor-Banser Bersholawat ini merupakan salah satu tradisi yang baik yang penting untuk dilestarikan.

Selanjutnya, Asip menjelaskan bahwa sebagai pemerintah mempunyai tanggung jawab untuk mewujudkan maslahatul ummah yakni kesejahteraan jasmani rohani, lahir dan batin. Itu semua dapat terwujud manakala terpenuhi 4 syarat, yaitu ilmunya alim ulama dan cerdik pandai, adilnya umaro’, dermawannya aghniya’ serta doanya orang fakir.

Dalam menghadapi faham dan gerakan yang merongrong NKRI, Bupati berpesan segenap warga masyarakat termasuk ansor dan banser untuk terlibat dan melaporkan setiap ada yang mencurigakan kepada aparat.

“Saya pastikan aparat kepolisian akan bertindak cepat guna mencegah gerakan seperti itu berkembang di kota santri,” tegasnya.

Kegiatan Ansor-Banser Bersholawat ini merupakan rangkaian Peringatan Maulid Nabi Kanzus Sholawat. Hadir dalam kegiatan tersebut Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), Pengurus Cabang NU Kabupaten Pekalongan, segenap Badan Otonom NU, kader Ansor dan Banser se-Kabupaten Pekalongan serta masyarakat umum.

Kegiatan yang mengambil tema “Menebar cinta Rasulullah Untuk Merajut Persatuan Bangsa Demi Keutuhan NKRI” dimeriahkan grup simtud duror Az-Zahir pimpinan Al-Habib Ali Zaenal Abidin Pekalongan. Sebagai Puncak Acara diisi tausyiyah oleh Maulana Al-Habib Muhammad Lutfi bin Yahya. (Alim Mustofa/Hud)

About Ansor Jateng

Check Also

LBH Ansor Desak Kepolisian Tuntaskan Kasus Penyerangan pada Perayaan HUT RI

  Semarang, ansorjateng.net, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gerakan Pemuda Ansor mendesak pada kepolisian untuk melanjutkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *