Home / Ansor / Banser Jawa Tengah Dirikan 200 Posko Mudik 2017

Banser Jawa Tengah Dirikan 200 Posko Mudik 2017

Kasatkorwil Banser Jawa Tengah, DR Hasyim Asy’ari saat melakukan supervisi di Posko Mudik Banser Kecamatan Klego Kabupaten Boyolali, Minggu (18/6/2017).

 

Semarang, ansorjateng.net, Menghadapi arus mudik Idul Fitri tahun 2017, Satuan Koordinasi Wilayah (Satkorwil) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Jawa Tengah,  mengoperasionalkan 200 Posko Mudik dengan melibatkan 5.000 personel. Jumlah ini meningkat dibanding tahun lalu sejumlah 124 posko.

Sejumlah personel Banser tersebut memiliki keahlian atau terlatih dalam bantuan lalu lintas dan pertolongan pertama. Setiap Posko, bakal ditempatkan sekitar 40 personel tiap harinya, ditambah personel cadangan. Tiap hari dibagi 2-3 shift, dan tiap shift diterjunkan sekitar 15-20 personel.

Mereka disiagakan di tempat-tempat strategis rawan kemacetan, rawan kecelakaan, terminal, stasiun, pelabuhan dan tempat wisata di sepanjang Jalur Pantura, Jalur Tengah dan Jalur  Selatan di wilayah Jawa Tengah.

“Kegiatan Posko Banser ini adalah kegiatan tahunan selama masa mudik lebaran. Tujuannya untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam menanggulangi berbagai hal yang timbul akibat mudik,” kata Kasatkorwil Banser Jawa Tengah Hasyim Asy’ari, Ph.D., Senin (19/7/2017).

Posko tersebut didirikan di Jalur Pantura sebanyak 82 Posko, Jalur Tengah ada 45 Posko, dan Jalur Selatan ada 32 Posko.

Jalur Pantura dari Brebes sampai Rembang, jalur tengah dari Brebes-Ajibarang-Banyumas-Purbalingga-Banjarnegara-Wonosobo-Temanggung-Semarang, dan jalur selatan dari Majenang (Cilacap) hingga Sragen.

“Dengan adanya 200 Posko Mudik di seluruh wilayah Jawa Tengah, Barisan Ansor Serbaguna berupaya menekan dampak negatif arus mudik, membantu kelancaran lalu lintas sehingga perjalanan pemudik menjadi lancar, selamat bisa bertemu dan berkumpul dengan keluarganya  di rumah,” kata Hasyim.

Hasyim menghimbau agar pemudik benar-benar memperhatikan stamina fisiknya serta berhati-hati dalam berkendara. Bila dirasa fisik mulai lelah, pemudik seyogyanya segera beristirahat di Posko Mudik yang tersedia. Di Posko Mudik Banser, pemudik bisa meminta informasi pantauan jalanan yang akan dilalui serta meminta panduan jalur alternatif.

Ditegaskan oleh Hasyim, Posko Mudik Banser 2017 ini beroperasi sejak H-5 sampai H+7 Lebaran, dengan mempertimbangkan kepadatan arus lalu lintas selama mudik dan arus balik lebaran. Oleh karenanya Banser yang diterjunkan ini sebagian besar berasal dari satuan khusus Banser Lalu Lintas (BALANTAS) guna ikut membantu mengurai kemacetan yang akan terjadi.

Posko Banser ini nantinya koordinasi terpadu dengan Kepolisian dan aparat pemerintah terkait, untuk bahu membahu menjaga keamanan Perayaan Idul Fitri 1438 H.

“Sahabat sekalian yang akan mudik menggunakan jalur darat silahkan singgah di Posko Mudik Banser Jawa Tengah,” tuturnya.(Huda)

 

 

About Ansor Jateng

Check Also

Setelah Terpilih, Gus Sholah Akan Perkokoh Organisasi, Kader dan Jaringan

Semarang, ansorjateng.net, Ketua GP Ansor Jawa Tengah terpilih, Sholahudin Aly atau Gus Sholah, memiliki tugas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *