Home / Berita / Pemain Liga Santri Nusantara 2017 Wajib Bisa Baca Doa Qunut dan Selawat Nariyah

Pemain Liga Santri Nusantara 2017 Wajib Bisa Baca Doa Qunut dan Selawat Nariyah

Kick Off LSN Regional 1 Jateng 2017 oleh Anggota DPR RI, Alamuddin Dimyati Rois atau Gus Salam.

Kendal, ansorjateng.net, Liga Santri Nusantara (LSN) Regional 1 Jawa Tengah 2017, telah resmi dibuka pada Minggu (3/9), di Lapangan Desa Sidorejo, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal. Kick Off dilakukan oleh Anggota DPR RI, Alamuddin Dimyati Rois atau Gus Salam.

Ketua Panitia Pelaksana LSN Regional 1 Jateng, Sholahuddin Alahmadi mengatakan, bahwa untuk regional 1 Jateng diikuti oleh 27 tim yang terdiri dari 27 pondok pesantren (ponpes). Untuk zona Semarang Raya (Kota dan Kabupaten Semarang, Salatiga, Kendal) dibuka di Kendal diikuti 14 tim.

Sedangkan untuk zona Pati Raya (Demak, Kudus, Jepara, Pati, Rembang, BLora, Grobogan) ada 13 tim, rencananya akan dibuka di Kabupaten Blora pada 15 September 2017 mendatang.

“Khusus untuk di zona Semarang Raya yang di Kendal, akan memperebutkan piala Gus Alam Cup,” kata SHolahuddin.

Koordinator LSN Regional Jateng, Fahsin M Faal mengungkapkan, di beberapa regional sudah hampir menyelesaikan pertandingan dan menemukan juara region. Diharapkan, juara regional I Jateng akan bisa masuk putaran nasional dan menjadi juara nasional.

“Kalau tahun lalu di Stadion Maguwoharjo Sleman finalnya diwakili oleh Jateng dan DIY, dan untuk Jateng diwakili regional I Jateng saat itu Solo Raya, harapannya tahun ini regional 1 Jateng bisa masuk ke final lagi,” katanya.

Menurutnya, ada semangat baru penyelenggaraan LSN tahun ini. Karena pelaksananya adalah Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) atau sebuah perkumpulan pondok pesantren bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.

“Ini adalah putaran ketiga LSN. Harapan kita semua bahwa tahun ini adalah titik tolak jadi penyelenggaraan yang mandiri, profesional, berkualitas. Maka besar harapan tahun 2018 LSN sudah bisa diakui sebagai liga amatir resmi dari PSSI,” katanya.

Jika sudah bisa mandiri, maka tahun depan ketika sudah masuk menjadi liga amatir PSSI maka potensi dari para santri ponpes sudah masuk database PSSI. “BAhkan mulai tahun ini, data para pemain sudah masuk database PSSI,” ujarnya.

Harapannya, imbuh Fahsin, ke depan LSN bisa dikelola secara professional. Sehingga potensi santri bisa berkembang. Jika tahun 2016 lalu ada peserta LSN dari Sulteng, Muhammad Raffly, yang mampu menembus skuad timnas U-19 asuhan pelatih Indra Syafri, tahun ini diharap lebih banyak lagi.

“Tahun ini harus bisa lebih banyak yang masuk,” katanya.

Ketua RMI Jateng, KH Manzur Labib mengatakan, pihaknya berharap bahwa jika pada tahun lalu yang masuk final adalah dari Jateng Region 1, maka tahun ini Region 1 mestinya juga bisa masuk ke final kembali.

Anggota DPR RI, Alamuddin Dimyati Rois atau Gus Salam, mengatakan bahwa saat ini santri sudah pernah ada yang jadi Presiden RI, Menteri, Anggota DPR RI, Kepala daerah, polisi, TNI, dan lain-lain. Sayangnya, dari banyaknya pemain sepakbola di Indonesia dan dunia, hanya segelintir yang dari santri.

“Maka kita berharap tahun ini separoh dari pemain nasional adalah dari santri, sebagai bukti bahwa santri serba bisa. Harapannya pemain dari regional 1 bisa muncul pemain seperti RonaldoM messi, sebab mereka yang tidak mondok saja bisa masa santri yang mondok kok malah tidak bisa,” katanya.

Sementara itu, pada laga perdana adalah peserta dari Ponpes Al Itqon Bugen Semarang (Al Itqon FC) dengan Ponpes Ashabul Kahfi Polaman Mijen Semarang (Aska FC).

Untuk memverifikasi pemain, pihak penyelenggara melakukan tes terhadap para pemain. Yakni mereka diuji membaca Doa Qunut dan Salawat Nariyah. Ujicoba ini sebagai upaya meminimalisasi adanya pemain yang bukan dari kalangan santri, yakni pemain bon.

“Tapi semua tadi sudah bisa baca Doa Qunut dan Salawat Nariyah,” kata Sholahuddin.(Hud)

About Ansor Jateng

Check Also

Setelah Terpilih, Gus Sholah Akan Perkokoh Organisasi, Kader dan Jaringan

Semarang, ansorjateng.net, Ketua GP Ansor Jawa Tengah terpilih, Sholahudin Aly atau Gus Sholah, memiliki tugas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *