Ansorjateng.Net, Tangerang – Ansor dan Banser NU seolah tak henti digoyang isu bahkan berita fitnah. Tidak diketahui apa motif dari pembuatan materi-materi yang tidak bertanggungjawab tersebut yang banyak disebar di dunia maya akhir-akhir ini.

Seperti yang baru-baru ini viral, sebuah video menayangkan mobil Toyota Innova berpelat TNI yang diamankan di ruas tol Tangerang oleh Dandenpom Tangerang. Dalam video tersebut, petugas mencurigai mobil tersebut sehingga sempat mengikutinya selama beberapa saat. Petugas kemudian menyalip mobil tersebut dan memberhentikannya untuk memeriksa sopir. Saat diperiksa, sopir tidak dapat menunjukkan surat-surat resmi seperti SIM dan STNK. Sopir juga mengaku bukan anggota TNI.

Di media sosial, video tersebut diunggah dengan narasi sebagai berikut;

“Dandenpom Tangerang, Letkol Cpm Indra Jaya, mengamankan mobil plat dinas yg dipake orang sipil. Setelah dperiksa d kantor polisi militer ternyata pengendara tersebut adalah anggota banser yang akan apel ke pacar nya yang mengaku anggota TNI Sespri pejabat militer.”

Salah satu sumber : https://perma.cc/6XKS-9KR7 (Arsip) – Kiriman akun Fatony Baiem Akbar (fb.com/baiem.comel) ke grup PERSATUAN BETWAI (fb.com/groups/2192729347680191) video tersebut sudah dibagikan 321 kali saat tangkapan layar diambil oleh TurnBackHoax, Selasa (27/8/2019) siang. Salah satu komunitas online anti hoax di Indonesia ini menyebutkan bahwa berdasarkan penjelasan dan referensi dari berbagai sumber, penyebaran video tersebut masuk dalam kategori konten yang salah.

Berikut ini adalah fakta-fakta terkait video tersebut.

  1. Narasinya Salah

Kapendam Jaya, Letkol Zulhandrie S Mara seperti dikutip Kompas.com mengatakan, narasi dalam video itu tidak benar.

“Tidak benar (narasi unggahan video),” ujar Zulhandrie.

Ia menyebutkan, peristiwa itu terjadi pada 26 April 2019 lalu di Jalan Tol Jakarta-Merak arah Tangerang. Pengendara mobil itu merupakan karyawan swasta.

“Telah diamankan kendaraan dinas Toyota Innova warna hijau Nomor registrasi 6248-34 yang dikemudikan saudara Kdy (35) oleh petugas Denpom Jaya/1 bernama Pratu Domens dan Prada Kadek,” ungkap Zulhandrie

2. Sekuriti, Bukan Banser

Sekretaris GP Ansor Provinsi Banten Khoirul Huda membantah bahwa anggotanya adalah pria dalam video viral yang menampilkan seorang oknum ormas tengah mengendarai mobil berpelat dinas militer.

“Itu tidak tersangkut dengan organisasi-organisasi masyarakat, apalagi dengan Banser. Itu murni masyarakat pribadi saja,” kata Khoirul Huda di Polres Tangerang, Selasa (27/8/2019).

Lanjut Huda, setelah menerima laporan video viral tersebut, pihaknya langsung mendatangi Denpom Tangerang. Dari situ diketahui bahwa pria yang ditindak Denpom Tangerang tersebut merupakan warga biasa yang memang memiliki hubungan dengan TNI.

“Nah untuk sopir itu ternyata dia hanya seorang sekuriti yang bekerja dengan salah satu bosnya anggota TNI,” ujar Huda.

Berdasarkan keterangan yang didapat dari Denpom, kata Huda, ada empat orang yang berada dalam mobil hijau berpelat militer tersebut.

Sekuriti yang menjadi sopir saat itu disebut tengah menyopiri pekerja untuk merenovasi rumah bosnya di kawasan Pamulang. “Dia (sekuriti) membawa tukang, membantu untuk mengerjakan rumah bosnya di Pamulang. Intinya ditegaskan oleh Dandenpom terkait penangkapan dan diinterogasi, sudah clear,” tutup Huda.


Sumber :  Kompas.com dan turnbackhoax.id

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini