ANSORJATENG.NET, BANYUMAS – Ratusan spanduk ‘Tolak Judi Togel’ terpasang di seluruh pelosok daerah kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Spanduk tersebut dipasang oleh kader-kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Banyumas sebagai sikap tegas agar perilaku kemaksiatan diberantas.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Banyumas, Zaenudin Masdar menegaskan, pihaknya sudah memberikan instruksi pada 27 Pimpinan Anak Cabang (PAC) atau pengurus tingkat kecamatan se-Banyumas untuk memasang spanduk Tolak Judi Togel.

“Jika minimal 5 spanduk per PAC, maka 135 spanduk sudah terpasang,” katanya, Kamis (20/2/2020).

Ditegaskan Zaenudin Masdar, pemasangan spanduk itu merupakan bukti keseriusan GP Ansor Banyumas mendukung pemberantasan judi togel.

Sebab, faktanya kemaksiatan tersebut telah meresahkan masyarakat dan sudah memprihatinkan.

“Ratusan spanduk ini adalah bukti keseriusan dan tindak lanjut aksi kita ke Mapolresta pada 17 Februari 2020 lalu. Kemudian secara sosial, kami ingin memberitahu dan mengajak masyarakat Banyumas untuk menolak togel,” tandasnya.

Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Banyumas, Abrori menambahkan, secara hukum yang bisa melakukan tindakan memang pihak kepolisian.

Sementara GP Ansor sebagai badan otonom Nahdlatul Ulama, dirasa perlu memberi dukungan nyata.

“Aksi nyata kami ke Polresta kemudian pasang spanduk penolakan seyogiyanya disikapi sebagai dukungan moril bagi penegak hukum. Dan kami dukung tindakan tegas, hingga menutup praktik judi togel secepatnya,” katanya.

Tindakan hukum, kata Abrori, dinilai lebih bisa memberi efek jera kepada pelaku perjudian.

Sementara secara sosial keagamaan, diketahui NU dan seluruh lembaga serta banomnya terus melakukan langkah persuasif dan edukasi melalui puluhan kegiatan rutin keagamaan setiap bulan.

“Saya pikir sudah tidak ada alasan lagi, penegak hukum ragu melangkah jika dukungan publik sekuat ini. Kami pikir, ini bentuk nyata sinergi saling support sesuai maqomnya masing-masing,” tandas Abrori lagi.

Sebagai catatan, hingga saat ini tercatat anggota GP Ansor di Banyumas mencapai 15.000 kader. Dari jumlah tersebut, 5.300 kader sudah memiliki KTA dan tersebar hingga 331 desa di Banyumas.(*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini