Beranda / Ansor / 1.000 Personel Banser Jateng Bakal Napaktilas Perjuangan Diponegoro 

1.000 Personel Banser Jateng Bakal Napaktilas Perjuangan Diponegoro 

BANSER-NU

Semarang, ansorjateng.net, Sebagai bentuk kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan ingin meniru semangat para pahlawan bangsa terutama Pangeran Diponegoro, Gerakan Pemuda Ansor Jawa Tengah akan menggelar kirab napaktilas perjuangan.

Kegiatan sebagai peringatan Hari Lahir (Harlah) GP Ansor ke 82 tahun ini, dilakukan kirab mulai dari Balai Prajurit Makodam IV Diponegoro dan berjalan kaki menuju makam Waliyullah Hasan Munadi, Nyatnyono, Ungaran, Kabupaten Semarang, pada Kamis (28/4/2016) sore.

Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, H Ikhwanuddin, mengatakan, kegiatan napaktilas dengan berjalan kaki ini akan diikuti oleh 1.000 personel Banser dan Ansor perwakilan dari Kabupaten/Kota se Jateng.

“Kegiatan ini adalah rangkaian dari Kemah Bakti Kebangsaan dan Apel Kesetiaan NKRI dalam rangka Harlah GP Ansor ke 82,” kata Ikhwan, Selasa (26/4/2016).

Ia mengatakan, sebelum napaktilas dilaksanakan, 1.000 personel Banser tersebut akan terlebih dahulu  mengikuti kegiatan Dialog Pencegahan Radikalisme di Makodam IV Diponegoro. Dilanjutkan dengan jalan kaki sejauh 10 kilometer menuju Nyatnyono.

Setelah sampai di Nyatnyono, lanjut dia, Ansor dan Banser melakukan serangkaian kegiatan antara lain ziarah makam Waliyullah, penghijauan, bersih-bersih tempat ibadah dan donor darah. Acara Kemah Bakti ini akan berlangsung mulai Kamis-Sabtu 28-20 April 2016.

“Di sela-sela bakti sosial para peserta juga mengikuti berbagai lomba, mulai dari lomba PBB, mars Ansor dan Subbanul Wathon, proposal usaha dan cerdas cermat Aswaja. Acara puncaknya akan digelar mujahadah kubro dan apel kesetiaan NKRI,” tegasnya.

Komandan Satuan Koordinasi Wilayah (Kasatkorwil) Banser Jawa Tengah, Hasyim Asyari mengatakan, Banser memiliki sikap dan kesetiaan pada NKRI yang tulus. Bahkan tidak hanya diucapan, tapi juga melalui keteladanan.

Salah satunya dengan napaktilas berjalan jauh naik gunung seperti yang dilakukan para pejuang terdahulu. Para personel Banser ini akan merasakan seperti zaman perang gerilya yang dilakukan Pangeran Diponegoro dan para pejuang lainnya, yakni naik turun gunung.

“Sekarang ini mereka naik turun gunung bukan untuk berperang seperti zaman dahulu, tapi meresapi pola perjuangan para Ulama melawan kedzoliman penjajah. Diharap semangat menjaga NKRI ini bisa diresapi,” tegasnya.

Nantinya, semangat perjuangan ini diaplikasikan dengan cara membantu masyarakat melalui kegiatan bakti sosial. Agar kehadiran banser benar-benar dirasakan manfaatnya oleh Umat.(hud)

Tentang Ansor Jateng

Baca Juga

Fatayat Ranting di Cepu Berhasil Kumpulkan Santunan Yatim Piatu Sejumlah Rp 16 Juta

ANSORJATENG.NET, BLORA – Pada Rabu (19/9/2018), Muslimat NU dan Fatayat NU Ranting Sumberpitu, Cepu Blora, …

Satu Komentar

  1. Semoga Ansor dan banser jateng makin Berkembang… ansor??!!! jaya, NKRI???!!!! harga mati, Nusantara???!!!! milik kita…..
    Selamat HARLAH GP ansor tgl ke 82…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *