Beranda / Ansor / Ketua Umum PBNU : Ormas Anti Pancasila Harus Dilawan

Ketua Umum PBNU : Ormas Anti Pancasila Harus Dilawan

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj/Net
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj/Net

Tegal, Ansorjateng.net, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj menyatakan organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) terang-terangan menolak Pancasila sebagai ideologi dasar negara Indonesia.

“HTI ini sekelompok umat Islam yang anti-Pancasila, konstitusi negara kita. Mereka ingin mendirikan khilafah,” kata Said Aqil usai menghadiri haul KH Usman Zahid di Pondok Pesantren Al Abror, Desa Yamansari, Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Minggu (9/4/2017).

Ia menjelaskan paham yang diperjuangkan HTI adalah ingin menjadikan Indonesia negara khilafah.

Paham tersebut tak sesuai kondisi Indonesia, apalagi sampai menentang Pancasila sebagai azas negara.

Organisasi itu dia nilai hanya cocok beraktivitas di negara-negara Timur Tengah.

Padahal sejumlah negara di kawasan itu juga tegas melarang keberadaan Hizbut Tahrir.

“Jadi, kita ini mau dibikin seperti Timur Tengah semisal Suriah dan Irak. Sama seperti ISIS yang berencana mendirikan negara khilafah di Asia Tenggara,” tandasnya.

Tindakan Banser NU yang akhir-akhir ini mencopoti spanduk Hizbut Tahrir dan membubarkan iring-iringan kelompok HTI, kata dia, karena HTI memang harus dilawan.

Ia menampik bahwa Banser yang memulai keributan dulu dengan ormas tersebut.

“Yang mulai (ribut) dulu siapa? Kalau ada yang berbicara Ansor (Banser), saya marah. Pantas kelompok seperti itu diusir karena anti-nation (negara bangsa),” tegas dia.

PBNU akan mengusulkan kepada pemerintah Indonesia untuk membubarkan organisasi tersebut.

Usulan itu sebenarnya menurut Said Aqil sudah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo.

“Saya sudah ngomong dengan presiden empat mata, bukan di forum. Siapa yang merongrong Pancasila, harus dilawan,” tuturnya. (Hud)

 

Sumber : Tribunjateng.com

Tentang Ansor Jateng

Baca Juga

10 November, Resolusi Jihad NU dan Perang Empat Hari di Surabaya

      Oleh K Ng H Agus Sunyoto Pada 73 tahun silam, tepatnya tanggal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *