Semarang, ansorjateng.net,  Gerakan Pemuda (GP) Ansor di Jawa Tengah, terbilang paling gencar melakukan rekrutmen anggota baru dan menggelar kaderisasi. Kegiatan berupa Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) maupun Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) untuk Banser.

Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Tengah H Sholahuddin Aly atau Gus Sholah mengatakan, saat ini di Jateng kegiatan kaderisasi semakin deras. Makin banyak para generasi muda yang tertarik bergabung dengan Ansor dan Banser.

“Setiap akhir pekan, selalu ada kegiatan PKD maupun Diklatsar di Jawa Tengah,” kata Gus Sholah, Senin (19/3/2018).

Dicontohkannya, pekan lalu saja terdapat 16 titik di Jateng yang diselenggarakan PKD dan Diklatsar. Dari jumlah titik tersebut, total anggota baru yang telah dibaiat menjadi Ansor dan Banser dalam semalam, Minggu (18/3/2018), mencapai 2.781 kader se Jateng.

“Ini luar biasa, semangat generasi muda untuk berkhidmah pada agama dan Ulama sangat besar,” ungkapnya.

Sejumlah 2.781 kader itu antaralain dari Wonosobo ada 348 kader, Kota Pekalongan ada 260 kader, Kendal ada  117 kader, Batang ada 226 kader, Purworejo ada 112 kader, Banjarnegara ada 198 kader, Kabupaten Magelang ada 35 kader, Kota Semarang ada 24 kader, Purbalingga ada 254 kader.

Kemudian di Kudus ada 60 kader, Kota Tegal ada 72 kader, Banyumas ada 194 kader, Rembang ada 99 kader, Grobogan ada 347 kader, Wonogiri ada 170 kader, dan Brebes ada 265 kader.

“Kaderisasi akan terus kita galakkan sehingga bisa dipastikan di tiap-tiap desa di Jateng ada kader Ansor dan  ada organisasinya (pengurus ranting),” tandasnya.

Dijelaskannya, bahwa dalam kegiatan PKD dan Diklatsar atau pembaiatan calon anggota baru, terdapat sejumlah materi yang diberikan. Di antaranya sesama kader ansor, semua diikat serta disatukan oleh keislaman dan keindonesiaan.

“Itulah materi inti yang diberikan di setiap kaderisasi. Hubbul waton minal iman selalu kita tanamkan,” ungkapnya.

Sekretaris Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Tengah, Fahsin M Faal menambahkan, ini cukup membanggakan karena semakin banyak generasi muda yang ingin merawat Indonesia, mengawal Aswaja, menjaga terus tegaknya Islam Nusantara, seraya berkhidmah pada para Ulama.

Selain di Jateng, lanjutnya, ternyata secara nasional di berbagai daerah di Indonesia juga ada yang menggelar PKD dan Diklatsar. Keseluruhan sejumlah 4.442 kader baru akan bergabung dengan penuh kesadaran dan keikhlasan, siap berkhidmah bersama Ansor-Banser.

“Malam tadi, malam yang mulia; 1 Rojab, bulan dimana Nahdhotul Ulama lahir dari rahim pesantren, sahabat-sahabat baru berbaiat untuk taat kepada Allah, mengikuti Sunnah Rasulullah, mengamalkan teladan para salafussalih, menjaga republik seraya setia pada Pancasila dan UUD 1945. Selamat datang sahabat-sahabatku,” ungkapnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here