Ansorjateng.net, Di tengah situasi menjelang tahun politik, banyak pihak yang mencoba menyeret eksistensi Ansor dan Banser ke dalam kubangan. Arah perjuangannya pun dirintangi, dicaci dan difitnah secara keji secara masif, sistematis, dan terstruktur.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (PP GP Ansor) Gus Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut, mengibaratkan bahwa Ansor dan Banser ibarat Ronin Musashi dalam legenda Samurai Jepang.

Jika para Samurai dikenal selalu taat pada tuannya, melindungi dan menjaga dengan segala kehebatan dan kehormatannya, namun Ansor-Banser merupakan Ronin atau tak bertuan dalam dinamika di republik ini. Yang mampu mengendalikan mereka adalah Kebaikan.

BangkitMedia

Ini yang membuat mereka (Ansor-Banser) teguh dan selalu berada di garis depan dalam menjaga Ulama dan negeri yang mereka cintai. Tak ada gentar apalagi rasa takut,” tandasnya.

Pesan Ketum yang Menggetarkan Kader Ansor-Banser Jelang Tahun Politik

Berikut ungkapan Gus Yaqut yang diunggah melalui media sosial Facebook:

Dalam legenda Jepang, samurai yang disegani itu sebenarnya adalah penyedia jasa keamanan bagi tuannya. Mereka melayani sepenuh hati dan rela mempertaruhkan apa saja yg mereka miliki. Semakin tinggi status sosial tuannya, gengsi dan martabat para samurai ini juga ikut terangkat.

Tapi ada juga samurai yg tak memiliki tuan. Ada yang karena tak lagi dikehendaki tuannya, ada juga yg dikarenakan pilihan pribadi. Samurai tak bertuan ini, dikenal dengan sebutan RONIN. Biasanya mereka dipandang sebelah mata. Tetapi di legenda jepang pula, ada dikenal seorang Ronin yg luar biasa hebat, memiliki standar nilai2 yang dia yakini sendiri dan hampir tak pernah kalah dalam setiap duel yang dilakoni. Ronin ini bernama: MUSASHI
————————-
Ansor dan Banser tidak pernah bertuan di dalam dinamika yg terjadi di negeri ini. Satu2nya yang mampu mengendalikan mereka adalah nilai2 kebaikan. Ini yg membuat mereka teguh dan selalu berada di garis depan dalam menjaga ulama dan negeri yg mereka cintai. Tak ada gentar apalagi rasa takut. Karena mereka tahu, yang takut cuma cecurut!

 

(Ansorjateng/Hd)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here