Beranda / Ansor / Ansor Harus Tetap Adaptif dan Tetap Jaga Tradisi

Ansor Harus Tetap Adaptif dan Tetap Jaga Tradisi

Kendal, ansorjateng.net, Gerakan Pemuda Ansor diharapkan menjadi banteng pertahanan dalam membendung  gempuran informasi hoaks yang kian mengancam keutuhan bangsa.

Untuk memainkan peran ini, organisasi kepemudaan NU itu perlu membekali dirinya sesuai tantangan zaman yang dihadapi.

Demikian bahasan yang mengemuka dalam sarasehan kebangsaan dengan tema afirmasi gerakan kepemudaan:  peran Ansor dalam mewujudkan masyarakat yang ramah dan toleran yang digelar PAC GP Ansor Kecamatan Weleri, Ahad (8/9/2018).

Yasir Alimi, Phd, Antropolog Universitas Negeri Semarang, mengatakan masyarakat sekarang berada di era post-thruth di mana kebenaran bukanlah yang utama. Hal ini ditandai dengan hadirnya media online sebagai pengendali informasi.

Sementara itu, lanjutnya, sifat media online yang egaliter membuka peluang informasi hoaks beredar bebas dan massif.

“Hari ini kita disuguhi informasi ulama NU yang disebutkan sangat liberal, khilafah sebagai sistem pemerintahan yang  tepat bukanPancasila. Informasi ini terus dishare dan menjadi putaran kebencian. Lama-lama kita akan mempercayainya dan menganggapnya sebagai kebenaran,”terangnya.

Menurut Yasir bahaya informasi hoaks sangat serius. Mantan pengurus NU Cabang Australia ini menyebut Syiria dan Libia hancur akibat informasi hoaks yang memicu perang saudara di dua negara Islam itu.

“Kita patut bersyukur, di Indonesia ada ormas NU yang mencintai negaranya. Ada pemuda yang menjaga kehormatan para ulama dan kiai. Yang membuat Ansor dan Banser ini hebat  karena mereka sami’na waatho’na. Inilah pembuka dari segalanya,” tegasYasir.

Pembicara lainnya, Mahbub Zaky, mengatakan, untuk menjawab tantangan masadepan Ansor perlu meningkatkan pengetahuan dan kemampuan sesuai tuntutan zaman yang terus berkembang. Menurutnya segala sesuatu menjadi tepat jika disampaikan oleh orang yang tepat dan disampaikan dalam waktu dan situasi yang tepat pula. Karena itu, Ansor harus bisa menempatkan dirinya secara proporsional.

Sekjen Majelis Dzikir Hubbul Wathon ini menekankan bahwa pengetahuan dan kearifan seseorang didapat melalui proses belajar. Dimulai dari tadris sebagaimana pembelajaran pada anak-anak yang cenderung spontan, taklim yang sudah mendayagunakan pikiran, dan tarbiyah yang tidak hanya belajar tapi juga mendoakan.

“KalauAnsoringinmenantangmasadepan, didiklahsesuaisesuaizamannya. Namunadaruangbathin yang harusdiisidandikuatkan agar pengetahuanyang kitamilikitidakmelenakansiapajatidirikita,”tegas Gus Boby, mantanKetuaUmumKorcab PMII Jawa Tengah danpengurus PB PMII.

Sementaraitu, H Muhammad Makmun, SHI yang saatinimenjabatsebagaiWakilKetua DPRD Kendal dariPKBmenyorotpelibatanormasdalammewujudkanmasyarakat yang tolerandariperspektifanggaran. Menurutnya, kegiatansemacamitubisadidanaidarianggarandaerah.

“Selain infrastruktur, ada juga anggaran untuk pemberdayaan. Kegiatan sahabat-sahabat Ansor ini bisa dianggarkan dari post pemberdayaan,” katanya.

Senada, H AlamuddinDimyatiRois, anggota DPR RI dari Dapil Jateng I mengatakan, bahwa peran serta masyarakat dalam menjaga kerukunan telah mendukung program pemerintah dan karenanya perlu didukung anggaran.

Sarasehan kebangsaan ini didahului pelantikan PAC Ansor Kecamatan Weleri masa khidmat 2018-2020 dengan Ketua Muhammad Amiruddin, SPdI. Pelantikan dilakukan secara langsung olehKetua PC Ansor Kendal Muhammad Ulil Amri. Yang menarik, selain dihadiri undangan dari unsure ormas NU dan Muhammadiyah serta Muspika, juga turut hadir tokoh gereja setempat.

“Kami dari pimpinan cabang mendorong sahabat-sahabat Ansor untuk sigap dan tanggap terhadap situasi yang berkembang di lingkungannya masing-masing. Semua ini harus dilandasi dengan keikhlasan untuk berkhidmat kepadaorganisasi dan negara,” tegasUlil. (Muhammad Sulhanuddin/Hud)

Tentang Ansor Jateng

Baca Juga

Fatayat Ranting di Cepu Berhasil Kumpulkan Santunan Yatim Piatu Sejumlah Rp 16 Juta

ANSORJATENG.NET, BLORA – Pada Rabu (19/9/2018), Muslimat NU dan Fatayat NU Ranting Sumberpitu, Cepu Blora, …

Satu Komentar

  1. Mantabb…semoga menjadi amanah yg baik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *