REMBANG, ANSORJATENG.NET – Presiden RI Joko Widodo direncanakan akan hadir ikut menyemarakan acara puncak peringatan satu abad Pondok Pensantren Al Hidayat, Jalan Gambiran Desa Soditan, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Rabu (14/11/18) mendatang.

Kehadiran Presiden untuk mendeklarasikan Kota Lasem sebagai ikon Kota Toleransi melalui penandatanganan batu prasasti yang telah disediakan.

Salah satu pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayat, KH Zaim Ahmad Ma’shum menjelasakan, hadirnya Presiden RI Joko Widodo ini sebagai salah satu rangkaian dari beberapa kegiatan puncak acara satu abad yang akan menjadi daya tarik masyarakat umum.

” Harmoni sosial dan kehidupan toleran di Lasem tidak terlepas dari tokoh masyarakat dan agama yang selalu mengedepankan sikap saling menghargai dan tenggang rasa atau dalam istilah pesantren (arab) disebut tasamuh,” ujarnya di Pondok Pesantren Kauman.

Gus Zaim menambahkan, acara puncak satu abad Qudsiyah dipusatkan di wilayah sekitar Pondok Pesantren Al Hidayat Lasem.

Pihaknya telah menyiapkan beberapa kegiatan di antaranya, Pawai Komunitas Motor, WorkshopVideografi, Expose dan GatheringVlogerBloger, Talkshaw Nasional, Talkshaw Lokal, Jalan Sehat dan Layanan Kesehatan, Hiburan, serta ditutup dengan Deklarasi Kota Lasem Sebagai Kota Toleransi Oleh Presiden RI Joko widodo.

Gus Zaim menyampaikan bahwa dalam event ini akan mengangkat tema toleransi, tema yang sangat relevan dengan kondisi sosial dan politik Bangsa Indonesia yang akhir-akhir ini agak memanas.

”Toleransi di Lasem itu sudah ada sejak zaman dulu ditandai dengan kehidupan sosial multi etnis yang harmonis serta tidak ada tenggang rasa semuanya membaur dalam berinteraksi sosial,” katanya.

Sementara itu, Deputi IV Bidang Komunikasi Politik Kantor Staf Presiden, Eko Sulistyo, menyambut positif dan sangat mendukung rencana kegiatan tersebut.

“Toleransi dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat perlu ditingkatkan dan disebarluaskan terutama kepada generasi milenial, sehingga pelaksanaan kegiatan Satu Abad Al Hidayat ini perlu dikomunikasikan secara efektif kepada kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, pelaku usaha/swasta dan masyarakat untuk ikut mendukung,” katanya.

Kegiatan selama satu pekan ini akan ditutup dengan Deklarasi Kota Lasem Sebagai Kota Toleransi dengan penandatanganan batu prasasti oleh Presiden RI Joko Widodo, Rabu (14/11/2018) mendatang. (M. Misbahul Munir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here