Hermawan saat bertugas (foto: Ricky Assegaf/nu.or.id)

Semarang, Ansorjateng.net – Almarhum Hermawan, anggota Banser Mamuju yang meninggal saat bertugas membantu penanganan dampak gempa Sulawesi Tengah (4/10)  malam, merupakan anggota Banser yang mengikuti Diklatsar Banser di Mamuju Tengah pada tahun 2016 akhir. Hermawan kemudian aktif di PC GP Ansor Mamuju dan melibatkan diri di beberapa Diklatsar Mamuju sebagai tim  Skolat bagian logistik.

Muh Iksan Hidayah, Kasatkorcab Mamuju menceritakan saat gempa di Palu dan Donggala terjadi, Hermawan bekerja di Tagana Mamuju. Hermawan ditugaskan bagian tim distribusi logistik di Bandara Tampa Padang Mamuju. Untuk penanganan pascagempa, Pimpinan Tagana membagi tiga tim yaitu, tim evakuasi ditempatkan di Palu, Tim Posko bersama rumah singgah di rumah jabatan Wakil Bupati Mamuju di mana anggota Banser ikut terlibat, dan tim Distribusi Logistik yang ditempatkan di Bandara Tampa Padang Mamuju.

“Hermawan ditugaskan bagian tim distribusi Logistik di Bandara Tampa Padang Mamuju,” kata Iksan dalam rilis yang diterima NU Online.

Baca Juga: Hermawan, Relawan Banser yang Meninggal saat Penanganan Dampak Gempa Sulteng

Menurut Ikhsan, pada Kamis (4/10), Hermawan kemudian menuju Posko Bersama untuk mengambil logistik, serta melakukan pelayanan terhadap para korban Posko singgah bersama dan sempat bercerita bersama anggota Banser lainnya di Posko.

“Saat Hermawan pamit ke kosnya, terdengar kabar dari Kurniadi, PC GP Ansor Mamuju, bahwa Hermawan mengalami kesakitan dan harus dibawa kerumah sakit,” imbuh Iksan.

Kemudian, anggota Banser bersama anggota Tagana membawa Hermawan ke rumah sakit. Namun, Tuhan berkehendak lain. nyawa Hermawan tidak dapat tertolong. “Beliau mengembuskan nafas terahirnya sekitar pukul 21.00 malam ini di RSUD Mamuju,” tutup Ikhsan. (Kendi Setiawan/NU Online/rif)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here