Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah Sholahudin Aly (kanan) menyambut rombongan Kirab Satu Negeri di Perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur.

 

Rembang, Ansorjateng.net – Kain merah putih membentang sepanjang 1.000 meter saat rombongan Kirab Satu Negeri (KSN) tiba di Kabupetan Rembang, Senin (15/10/2018).

Ratusan warga Nahdliyin dan kader Ansor-Banser turut memegang kain merah putih dan menyambut kedatangan rombongan pembawa 17 Sang Saka Merah Putih di Kecamatan Sarang yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Timur.

Dalam kirab kali ini Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah Sholahudin Aly dan PJ Kastkorwil Banser Jateng Muchtar Ma’mun atau Naga Bonar, menyambut kedatangan rombongan.

Turut hadir juga dalam penyambutan, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Ketua PC GP Ansor Rembang, serta tokoh agama di Kecamatan Sarang.

Ketua PW GP Ansor Jateng H Sholahuddin Aly dan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin di Rembang.

Ketua PC GP Ansor Rembang Hanies Cholil Barro’ mengatakan, penyambutan yang pihaknya lakukan merupakan bagian dari dukungan penuh atas diselenggarakannya Kirab Satu Negeri.

Kirab ini, katanya, merupakan bagian dari memperkuat karakter bangsa serta menolak kelompok yang ingin menggerus dasar negara yang sudah menjadi konsensus bersama.

“Kirab ini menolak ancaman kedaulatan bangsa dari kelompok yang ingin mengubah konsensus nasional yang mana mereka menamakan diri atas nama agama tertentu. Konsensus tersbut yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika,” katanya.

Membentangkan merah putih 1.000 meter
Anggota Banser berbaris menyambut kedatangan rombongan Kirab Satu Negeri di perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur tepatnya di Kecamatan Sarang, Rembang, Senin (15/10/2018).

Di perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur itu digelar seremoni penyambutan secara sederhana. Kemudian rombongan kirab bertandang ke kediaman KH Maemoen Zubair, Pendapa Museum Kartini Rembang, lantas ke kediaman KH Mustofa Bisri.

Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah Sholahudin Aly sowan ke kediaman KH Maemoen Zubair bersama rombongan Kirab Satu Negeri, Senin (15/11/2018).

 

Selanjutnya rombongan kirab akan menuju Kabupaten Pati, Jepara, Kudus, Demak, Semarang, kemudian Magelang.

Kirab Satu Negeri dimulai serentak di Merauke Papua, Rote NTT, Miangas Sulawesi Utara, Nunukan Kalimantan Utara, dan Sabang Aceh. Kirab dilakukan dengan mengibarkan 17 pataka atau bendera merah putih.

KH Ahmad Mustofa Bisri mendoakan rombongan Kirab Satu Negeri saat di kediamannya di Leteh, Rembang, Senin (15/11/2018).

 

Kegiatan yang diikuti 1.945 peserta ini direncanakan berakhir di Yogyakarta pada 26 Oktober 2018, di mana akan digelar Apel Kebangsaan yang melibatkan sekitar 100 ribu anggota Banser dan rencananya akan dihadiri Presiden Joko Widodo.

“Ansor Banser harus mempunyai iman yang kuat sebagai pondasi dasar, karena dalam era saat ini ansor banser sedang dihadapkan dengan beberapa serangan,” ungkap Gus Mus.(rif)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here