Bupati Jepara Ajmad Marzuqi menerima perwakilan pataka merah putih di Pendapa Kabupaten Jepara, Rabu (17/10/2018) (dok. Pmekab Jepara).

Ansorjateng.net, Jepara – 17 Pataka Bendera Merah Putih yang dilaksanakan oleh Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) yang berangkat dari Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu (16/9). Akhirnya tiba di Kabupaten Jepara pada Rabu, (17/10) yang telah singgah sebelumnya di Kabupaten Pati. Pataka kemudian diterima oleh Dandim 0719/Jepara Letkol Czi Fahrudi Hidayat, di Lapangan RS dr Rehatta Kelet, Kecamatan Keling, untuk diberangkatkan menuju Pendapa Kartini Jepara.

Setiba di Pendapa Kartini, satu di antara 17 Bendera Merah Putih yang dibawa oleh peserta kirab diserahkan kepada Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, sebagai simbol telah diterimanya rombongan peserta Kirab Satu Negeri di Kabupaten Jepara.

Dalam sambutannya, orang nomor satu di kabupaten berjuluk Bumi Kartini mengaku bangga dengan kegiatan Kirab Satu Negeri ini. Pihaknya juga memberi apresiasi tinggi dengan kegiatan yang digagas oleh GP Ansor, hal ini sebagai bukti satu diantara bentuk rasa cintanya kepada kepada Tanah Air. “Karena dalam satu konteks hadis Rasulilah disebutkan, hubbul wathon minal iman. Cinta kepada tanah air itu merupakan satu di antara bentuk kekuatan iman kita semua,” ujar Marzuqi.

Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Jepara diharapkan saling menjaga kerukunan. Baik Internal organiasasi maupun kepada organisasi lainnya agar tercipta keamanan dan kenyamanan. “Semoga kegiatan ini benar-benar Allah berikan manfaat untuk kita semua, daerah kita semua, untuk negara dan bangsa kita Republik Indonesia,” imbuh dia.

rombongan Kirab Satu Negeri tiba di Pendapa Kabupaten Jepara, Rabu (17/10/2018) (dok. Pemkab Jepara).

Hal senada juga disampaikan Syamsul Anwar, ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Jepara. Menurut dia, kirab yang diberangkatkan dari lima titik terluar Indonesia secara serentak ini, tujuannya meneguhkan ulang sikap berbangsa berdasar Pancasila. “Kita ingin mengajak seluruh bangsa. Mari kita bersatu, jangan terpecah belah. Mari merajut kembali kekuatan dan kebersamaan bangsa ini,” pekiknya.

Khusus untuk kirab di Jepara, disampaikannya terdiri dari dua etape. Etape pertama, yakni dari Kelet sampai Pendapa Kartini, kemudian dilanjutkan oleh etape kedua dari Pendapa Kartini ke Makam Sultan Hadlirin Mantingan, Kecamatan Tahunan, untuk berziarah terlebih dahulu. Selanjutnya, kirab akan dilanjutkan menuju Pendapa Kecamatan Mayong untuk terlebih dahulu diinapkan. “Di tempat kelahiran Raden Ajeng Kartini ini, tim mengadakan shalawatan dan doa bersama untuk keamanan Bangsa Indonesia. Kemudian, keesokan harinya, Kamis (18/10) Pataka Merah Putih akan diserahkan kepada Kabupaten Kudus,” kata Syamsul.

Rencananya Kirab Satu Negeri dari lima zoan di seluruh Indonesia, yakni zona Sabang Provinsi Aceh, zona Nunukan Provinsi Kalimantan Utara, zona Pulau Miangas Provinsi Sulawesi Utara, Pulau Rote NTT, dan Merauke Provinsi Papua. Rencananya Kirab dari lima zona tersebut akan berakhir di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada 26 Oktober 2018. (rif)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini