Kirab Satu Negeri berada di Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar, Wonosobo, Jawa Tengah, Jumat (19/10/2018).

Wonosobo, Ansorjateng.net – Tim Kirab Satu Negeri (KSN) yang sampai di Wonosobo disambut ribuan warga di Desa Sembungan Kecamatan Kejajar. Pataka Merah Putih dibawa berkeliling di wilayah ini sejak beberapa hari terakhir.

Desa ini disebut merupakan desa tertinggi di Pulau Jawa. Sambutat hangat, penuh keceriaan, hingga haru terpancar dari masyarakat setempat menyambut KSN.

Acara ini dimeriahkan oleh seluruh elemen masyarakat Desa Sembungan, baik sesepuh, perangkat desa, tokoh pemuda, tokoh wanita, dan aparat.

Kirab Satu Negeri yang membawa pataka bendera merah putih memulai perjalanan dari Desa Tieng. Perjalanan kirab ini dihadiri lebih dari 1.000 personel banser.

Sesampainya di Desa Sembungan, pasukan banser itu disambut oleh pawai meriah yang diadakan oleh warga.

Kemudian pataka itu di serahkan oleh pengurus PC GP Ansor Wonosobo yaitu Mad Toif selaku sekretaris Cabang kepada KH Athoillah Nasir selaku sesepuh desa dan Pembina Ansor setempat.

Acara ini disambut oleh KH Musthofa Muhamma Iskandar. Dalam sambutannya beliau mengatakan pemuda adalah tulang punggung perjuangan bangsa, jika pemuda lemah maka bangsa akan lemah.

“Jika pemuda kuat, maka bangasa kita akan jaya,” tegasnya.

Beliau juga menuturkan bahwa ancaman radikalisme dan intoleransi cukup menjadi ancaman serius, seluruh elemen NU harus menyatukan barisan.

“NU harus terus berada di garda terdepan membela NKRI,” tegasnya.

Kemudian Kirab akan dilanjutkan ke bukit Sikunir pukul 04.00-07.00 WIB. Selanjutnya akan dibawa berziarah ke makam KH Munthoha Ndero Duwur, ke PCNU Wonosobo, lalu pelepasan dan penyerahan pataka ke PC GP Ansor Temanggung di Pendopo Bupati Wonosobo, Sabtu (20/10/2018).(Musonifin)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini