Tim Kirab Satu Negeri (KSN) Zona Sabang, berhasil melakukan pendakian ke puncak Gunung Slamet, di Kabupaten Banyumas Jawa Tengah, dan mengibarkan 17 pataka Merah Putih di titik tertinggi gunung tersebut, pada Senin (22/10/2018) pukul 07.06 WIB. (Banser Banyumas)

 

Banyumas, Ansorjateng.net – Tim Kirab Satu Negeri (KSN) Zona Sabang, berhasil melakukan pendakian ke puncak Gunung Slamet, di Kabupaten Banyumas Jawa Tengah, dan mengibarkan 17 pataka Merah Putih di titik tertinggi gunung tersebut.

Gunung Slamet memiliki ketinggian 3.428 meter dpl, yang merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah dan gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru.

Pencapaian di puncak Gunung Slamet, tepat pada Senin (22/10/2018) pukul 07.06 WIB.

Kasatkorcab Banser Banyumas, Andry Widyanto mengungkapkan, KSN dan 17 pataka zona Sabang, tiba di Banyumas pada 20 Oktober pukul 09.30 WIB melalui Kabupaten Tegal.

Selanjutnya dikirab menuju ke kediaman Rois Syuriah PCNU Banyumas KH Mughni Labib di Ponpes Al Ittihad Purwokerto. Selanjutnya dikirab mengelilingi Purwokerto yang melibatkan 1.500 personel Banser untuk menuju Ponpes Darussalam Purwokerto, hingga pukul 17.00 WIB.

Kemudian pukul 19.00 WIB digelar mujahadah oleh Rijalul Ansor PC GP Ansor Banyumas. Dilanjutkan upacara pemberangkatan pendakian pukul 22.27 WIB.

“Upacara pemberangkatan 17 pataka juga terlebih dahulu dilakukan doa bersama dipimpin Kiai-Kiai di Ponpes Darussalam,” ungkapnya.

Sesampainya di pintu jalur pendakian Gunung Slamet, tim beristirahat dan mempersiapkan keperluan selama pendakian.

“Pada 21 Oktober pukul 00.30, saya yang melepas pemberangkatan tim melakukan pendakian ke puncak Gunung Slamet. Kita menarget sampai puncak tepat saat momentum eringatan Hari Santri Nasional,” ungkapnya.

Tim Kirab Satu Negeri (KSN) Zona Sabang, berhasil melakukan pendakian ke puncak Gunung Slamet, di Kabupaten Banyumas Jawa Tengah, dan mengibarkan 17 pataka Merah Putih di titik tertinggi gunung tersebut, pada Senin (22/10/2018) pukul 07.06 WIB. (Banser Banyumas)
Tim Kirab Satu Negeri (KSN) Zona Sabang, berhasil melakukan pendakian ke puncak Gunung Slamet, di Kabupaten Banyumas Jawa Tengah, dan mengibarkan 17 pataka Merah Putih di titik tertinggi gunung tersebut, pada Senin (22/10/2018) pukul 07.06 WIB. (Banser Banyumas)
Tim Kirab Satu Negeri (KSN) Zona Sabang, berhasil melakukan pendakian ke puncak Gunung Slamet, di Kabupaten Banyumas Jawa Tengah, dan mengibarkan 17 pataka Merah Putih di titik tertinggi gunung tersebut, pada Senin (22/10/2018) pukul 07.06 WIB. (Banser Banyumas)
Tim Kirab Satu Negeri (KSN) Zona Sabang, berhasil melakukan pendakian ke puncak Gunung Slamet, di Kabupaten Banyumas Jawa Tengah, dan mengibarkan 17 pataka Merah Putih di titik tertinggi gunung tersebut, pada Senin (22/10/2018) pukul 07.06 WIB. (Banser Banyumas)

 

Diungkapkannya, awalnya yang akan melakukan pendakian ada 23 personel dari Banser Tanggap Bencana (Bagana) Satkorcab Banyumas. Namun setelah dilakukan cek jasmani dan rohani, hanya 13 personel yang dinyatakan siap mendaki.

“Akhirnya 13 personel membawa 17 pataka mendaki ke puncak Gunung Slamet dan sampai di puncak pada 22 Oktober pukul 07.06,” tuturnya.

Saat ini, lanjutnya, tim masih dalam perjalanan turun dari puncak yang diperkirakan akan sampai di Banyumas pada 23 Oktober pukul 02.00 WIB.

Selanjutnya, tim KSN beserta 17 pataka akan melanjutkan kirab menuju Kabupaten Kebumen. Serahterima dari PC Ansor Banyumas pada PC Ansor Kebumen direncanakan digelar di Alun-alun Kebumen.

Menurut Andry Widyanto, dipilihnya puncak Gunung Slamet yang merupakan puncak tertinggi di Jawa Tengah, memiliki filosofi tersendiri.

“Ada pesan yang ingin kita sampaikan ke masyarakat Indonesia, yaitu setinggi apapun bendera berkibar, Merah Putih tetap yang tertinggi. Ini tekad kami,” tandasnya.

Ketua PC GP Ansor Banyumas, Khasis Munandar menegaskan, pataka Merah Putih yang telah berkibar dari ujung wilayah Indonesia di Sabang dirasa perlu dilengkapi dengan mengibarkannya di puncak tertinggi kedua di Pulau Jawa.

“Ini simbol bahwa Merah Putih berkibar tinggi dan kami siap melakukan apapun demi tegak dan berkibarnya Merah Putih,” ungkapnya.

Terlebih, di Banyumas, GP Ansor memiliki tim pendaki gunung professional melalui Bagana yang siap setiap saat jika dibutuhkan, baik untuk penanggulangan bencana ataupun yang lainya diwilayah pegunungan.(Ansor Jateng)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here