Sejumlah pesreta Diklatsar banser tengah mengikuti pembukaan di lapangan Desa Candiroto, Kecamatan Kendal, Jumat (2/11/2018)

Ansorjateng.com, Kendal – Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Kendal menggelar Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serba Guna (banser) selama tiga hari. Diklatsar digelar sejak Jumat sampai Minngu (2-4/11/2018) dibuka di lapangan Desa Candiroto, Kecamtan Kendal.

Dalam pembukaan, sejumlah tokoh turut dihadiri oleh sejumlah tokoh. Mulai dari Pengurus MWC NU Kcematan Kendal, Pengurus Ranting NU Desa Candiroto, serta tokoh lain.

Ketua Panitia Pelaksnana Adam Mustofa tidak henti-hentinya mengapresiasi semua pihak yang terlibat atas terselenggaranya Diklatsar. Tidak terkecuali Ranting NU Desa Candiroto beserta badan otonomnya, Upzisnu Care Kecamatan Kendal, serta masyarakat Desa Candiroto.

“Terima kasih kepada seluruh elemen yang telah ikut membantu menyukseskan Diklatsar Banser Kecamatan Kendal,” kata Adam.

Semula terdapat 325 pendaftar yang hendak mengikuti Diklatsar. Namun, hanya keluar 280 orang yang dinyatakan lolos untuk mengikuti tahapan sampai selesai. Mereka tidak hanya datang dari Kecamatan Kendal, tapi dari 13 kecamatan yang ada di Kabupetan Kendal.

Selama tiga hari, para peserta Diklatsar akan dimantapkan rasa nasionalismenya. Selain itu rasa kecintaan mereka terhadap NKRI dan Nahdlatul Ulama juga ditanamkan selama Diklatsar. Selain itu, materi tentang bela negara, baris berbaeris, serta kelalulintasan juga disampaikan di dalamnya.

Ketua Instruktur Diklatsar Fatkul Azis berujar, bahwa dalam pelaksanaan kali merupakan Diklatsar dengan peserta terbanyak di Kendal dari penyelenggaraan sebelumnya. Balutan semangat dari masing-masing peserta membuat optimis kegiatan yang merupakan gerbang awal untuk menjadi anggota Banser.

Ketua PC GP Ansor Kendal Muhammad Ulil Amri berpesan kepada peserta untuk menjaga kesehatan agar bisa mengikuti sampai selesai. Para peserta juga mendapat wejangan, supaya tidak mudah terprovokasi atas tuduhan dan fitnah yang ditujukan ke Banser. Apalagi, di media sosial tuduhan dan fitnah tersebut santer sekali.

“Kita jangan sekali kali terpengaruh fitnah yang tersebar di media sosial dan berbagai hasutan, bahwa kita tetap satu komando,” katanya. (Bayu/Gozali)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here