Beranda / Ansor / Ansor Lasem Gelar Tahlil dan Doa Bersama untuk Kemakmuran Bangsa di Tiga Makam Pendiri NU

Ansor Lasem Gelar Tahlil dan Doa Bersama untuk Kemakmuran Bangsa di Tiga Makam Pendiri NU

GP Ansor lasem ziarah ke maka tiga pendiri NU asal Lasem yaitu KH Ma’shum, KH Baidlowi, KH Kholil dan Sayyid Abdurrahman (Mbah Sambu Lasem), Selasa (6/11/18)

 

Rembang, Ansorjateng.net – Untuk memperkuat semangat para kader Nahdlatul Ulama (NU), digelar ziarah ke maka tiga pendiri NU asal Lasem yaitu KH Ma’shum, KH Baidlowi, KH Kholil dan Sayyid Abdurrahman (Mbah Sambu Lasem), Selasa (6/11/18)

Kegiatan ini diikuti sejumlah pengurus GP Ansor dan jajaran anggotanya di Kompleks Pemkaman Masjid Jami’ Lasem.

Kegiatan ini bertujuan guna memperkuat ghiroh perjuangan kader Ansor Banser dalam menjaga NKRI dan ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdiyah. Mengingat akhir-akhir ini banyak serangan fitnah tertuju kepada kader-kader NU.

Korlap kegiatan, M Misbahul Munir menjelaskan, kegiatan ini sebagai bentuk merawat tradisi Islam di Nusantara serta stimulus bagi kader-kader muda dalam berjuang untuk bangsa dan agama.

Sekaligus merefleksikan semangat patriotisme dan perjuangan para Ulama Lasem dalam menjaga marwah NU dan Bangsa Indonesia.

“Kita gelar tahlil dan berdoa bersama untuk kemakmuran bangsa Indonesia dan memperkuat ghiroh perjuangan kader Ansor Banser dalam melawan ideologi-ideologi yang bertentangan dengan Aswaja,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, juga sebagai bentuk sikap kongkrit dalam menyikapi beberapa hal yang menyudutkan kader muda NU.

“Dengan kegiatan ini berharap kita mendapat berkah, dan meneladani semangat dari para leluhur kita,” ujar Misbah.

Kasatkoryon Banser Lasem, Aries mengatakan, Lasem merupakan kota kecil namun memiliki kontribusi besar terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia melalui para Kiai Lasem dan masyarakat sekitar.

“Jadi wajar jika kita meneruskan perjuanganya,” kata Aries.(Misbahul Munir/Hud)

Tentang Ansor Jateng

Baca Juga

10 November, Resolusi Jihad NU dan Perang Empat Hari di Surabaya

      Oleh K Ng H Agus Sunyoto Pada 73 tahun silam, tepatnya tanggal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *