Rapat Kerja Anak Cabang (Rakerancab II) PAC Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Jatinegara di Villa Adem Ayem, Guci Kabupaten Tegal, Jum’at (16/11/2018)

Tegal, Ansorjateng.net – Rais Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal KH Muhammad Tasripin menegaskan, potensi  kemampuan yang dimiliki kader-kader Nahdliyin harus mampu memberi terobosan baru bagi kehidupan masyarakat.

Hal itu ditegaskan Kiai Tasripin saat menghadiri Rapat Kerja Anak Cabang (Rakerancab II) PAC Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Jatinegara di Villa Adem Ayem, Guci Kabupaten Tegal, Jum’at (16/11/2018).

“Potensi dan kemampuan Kader NU termasuk Ansor Jatinegara harus mampu memberikan terobosan dan perbaikan bagi umat / masyarakat, termasuk upaya perbaikan ekonomi, moral, tatanan sosial dan pendidikan ditengah-tengah tandusnya pemahaman dan pengamalan ajaran Islam yang berhaluan Ahlussunah Waljamaah di kecamatan Jatinegara,” katanya.

Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Al-Adalah Padasari itu, Nahdlatul Ulama sebagai salah satu organisasi sosial keagamaan dituntut untuk mengembangkan diri, mengisi celah kosong yang belum dilakukan oleh komponen bangsa ini, melalui sentuhan-sentuhan langsung yang mampu memberikan jawaban terhadap pasang surut dan gelombang masalah serta tantangan yang senantiasa muncul silih berganti, baik di bidang ekonomi, politik, budaya, sosial, dan keagamaan.

“Kader kader NU di bawah Ansor harus menyampaikan kepada anak anak muda lainnya, untuk menjadikan organisasi NU sebagai pegangan dalam kehidupan sehari hari,” tandasnya.

Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Jatinegara Abdul Aziz melalui Sekretaris I, Fathi menjelaskan, Rakerancab II diikuti seluruh pengurus PAC Ansor dan perwakilan Ranting Ansor se Kecamatan Jatinegara.

“Selain membahas program kegiatan, Raker juga untuk mendekatkan pengurus Pimpinan Anak Cabang dan Ranting Ansor agar dapat bersinergi dalam pelaksanaan program kerja,” terangnya.

Rakerancab II PAC Ansor Jatinegara sengaja digelar di kawasan wisata alam Guci, Jum’at  – Sabtu, (16-17/11/2018). Hal itu agar suasana Raker terasa berbeda. Sebelumnya pada Rakerancab I setahun silam juga digelar di kawasan wisata Dieng. (Nurkhasan/Tahmid/Gozali)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here