Sahabat Sanadi dari Kalisalak Margasari Kabupaten Tegal berusia 73 tahun, yang hadir di Alun-alun Kajen Pekalongan

 

Pekalongan, Ansorjateng.net – Luar biasa…! Itulah kesan yang tersemat hampir seluruh kader GP Ansor dan Banser yang jumlahnya mencapai lebih dari 100 ribu orang ketika pada acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Pahlawan, yang dipusatkan di Alun-alun Kajen, Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah, Kamis (22/11/2018) malam.

Bagaimana tidak, ratusan ribu kader Ansor Banser dari tingkat ranting/ desa/ kelurahan yang diutus atau mewakili dari masing-masing Pimpinan Cabang (PC) Kabupaten/Kota masing-masing, berupaya hadir untuk memeriahkan peringatan kelahiran Sang Baginda Nabi Agung Muhammad SAW tersebut.

Namun, saking banyaknya kader yang hadir, akses menuju lokasi mengalami kepadatan arus lalulintas yang luar biasa. Ribuan kendaraan berupa sepeda motor, mobil pribadi, hingga bus, ‘tumplek blek’ di berbagai jalan menuju lokasi.

“Data yang masuk ke panitia PW Jateng ada 1.200 bus. Kalau kendaraan pribadi ya kita tidak tahu,” ujar Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, H Sholahuddin Aly, Jumat (23/11/2018).

Sehingga, banyak bus yang mengangkut kader-kader dari berbagai daerah tidak bisa sampai ke lokasi dan di luar skenario yang disiapkan. Peserta terpaksa jalan kaki ke lokasi mulai dari 500 meter, 5 kilometer, bahkan hingga 12 kilometer.

Dari informasi yang masuk ke redaksi Ansorjateng.net, dengan semangat pengabdian sebagai kader Ansor dan Banser, tak sedikit mereka jalan kaki menuju lokasi, namun ketika sampai di lokasi ternyata rangkaian acara telah usai.

Baca Juga: Di Pekalongan, Presiden Jokowi: GP Ansor Punya Komitmen sebagai Pejuang Islam Ramah

Satu di antaranya adalah, kader Ansor yang kini telah berusia lanjut, berasal dari Dusun Nglerep, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Abdul Salam. Ia berangkat bersama rombongan dari PC GP Ansor Demak, namun bus yang ditumpangi terjebak kemacetan di jarak cukup jauh. Ia harus jalan kaki pulang pergi sejauh sekitar 10 kilometer dari lokasi acara.

Sahabat KH Abdul Salam, dari Dusun Nglerep, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, ketika beristirahat di sela menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Pahlawan di Alun-alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, Kamis (22/11/2018) malam. (Foto; Facebook)

Abdul Salam bersama rombongan dari Demak, terpaksa jalan kaki. Sejumlah sahabat, berhasil mencapai lokasi sebelum acara. Sementara Abdul Salam ketika sampai ke lokasi acara telah usai.

Dari informasi yang dihimpun dari Sekretaris Pimpinan Wilayah GP Ansor Jateng, Fahsin M Faal, yang diperoleh dari sahabat-sahabat Ansor Banser, ini percakapan antara KH Abdul Salam dengan kader-kader Ansor Banser,

“Mbah, kenapa tidak istirahat di bus saja?” atau “Mbah monggo diantar naik motor saja”. Beliau menjawab, “Sisa hidupku ingin kunikmati bersama Ansor Banser, biarkan aku bergembira bersama ribuan sahabat-sahabat Banser, meskipun capek, lelah, sakit, tapi aku menikmatinya, ndak apa”.

Begitulah ungkapan keikhlasan dari senior GP Ansor atau yang biasa terucap dalam guyonan di kalangan kader adalah Ansoriyin (Ansor Lama) atau kader Ansor di masa lalu. Kini KH Abdul Salam menjadi tokoh masyarakat di daerahnya.

Baca Juga: Ini Sambutan Lengkap Ketua Umum GP Ansor Dalam Peringatan Maulid Nabi SAW di Pekalongan

Selain KH Abdul Salam, masih banyak kader-kader Ansor Banser yang kini telah berusia lanjut, dengan semangat datang ke lokasi memakai seragam Banser. Semisal ada kader dari Wonosobo berusia 67 tahun, kemudian Sahabat Sanadi dari Kalisalak Margasari Kabupaten Tegal berusia 73 tahun.

Redaksi meyakini, masih banyak sahabat-sahabat Banser senior yang dengan ikhlas hadir ke alun-alun di malam kemarin.

“Apapun kondisinya, yang penting kita tetap bahagia,” ucap sahabat Rifqi dari PP GP Ansor.

Baca juga: Kumpulan Foto Peringatan Maulid Nabi SAW yang Dihadiri Presiden Jokowi dan Habib Luthfi di Pekalongan

Adapun, acara tersebut dihadiri Presiden RI Joko Widodo, Maulana Al Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, Sekjend PBNU Helmy Faisal, Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin.

Kemudian Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, Pangdam IV Diponegoro Mayjend TNI Wuryanto, Rais Syuriah PWNU KH Ubaidillah Shodaqoh, Tuan Guru Turmudzi Badarudin dari NTB, para Kiai Khos, Bupati Pekalongan Asif Kholbihi, Bupati Batang Wihaji, seluruh jajaran pengurus PP GP Ansor, pengurus PW GP Ansor Jateng, dan lain-lain.(Ansor Jateng/Huda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here