Boyolali, Ansorjateng.net – Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Boyolali sukses menggelar Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar).

Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari tersebut diikuti 103 peserta utusan dari 5 Satkoryon Korda Selatan Kabupaten Boyolali.

Ada banyak hal yang menarik dalam Diklatsar ini, selain dilaksanakan di Lereng Gunung Merbabu Desa Klangon Kecamatan Ampel, pada Diklatsar kali ini juga diikuti oleh seorang mualaf.

Kasatkorcab Banser Kabupaten Boyolali, Ahmad Muzamil membenarkan perihal adanya mualaf yang mengikuti tersebut.

“Ya memang benar, mualaf yang bernama Rusmin utusan dari Satkorkel Sampetan telah resmi menjadi Banser, setelah mengikuti Diklatsar sampai selesai,” jelasnya.

Muzamil menambahkan, bahwa pihaknya sengaja melaksanakan Diklatsar di Lereng Gunung Merbabu. Agar lebih mudah dalam melakukan gemblengan perihal bersinergi dengan alam ciptaan Allah SWT.

Selain itu, di daerah tersebut yakni di Kecamatan Ampel juga masih banyak warga yang menganut Agama Budha dan Nasrani. Sehingga, Banser diharapkan mampu memahami pentingnya toleransi dalam berbangsa dan bernegara.

“Tujuan Diklatsar digelar di sini agar Banser secara langsung mengetahui dan belajar bahwa dalam berbangsa dan bernegara begitu pentingnya semangat toleransi,” tegasnya.

Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Boyolali, Husein Ahmadi menuturkan dalam Diklatsar ini mengambil empat poin utama demi kemaslahatan bersama dalam berbangsa dan bernegara.

“Empat poin tersebut meliputi semangat keagamaan, semangat kebhinekaan, semangat kebangsaan, semangat kemanusiaan,” jelasnya.

Husein berharap, seusai mengikuti Diklatsar, Banser mampu menjaga kerukunan dan kedamaian serta menjunjung tinggi toleransi dalam berbangsa dan bernegara di tengah marakanya paham radikalisme.(Heri Anugerah/Hud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here