peserta khitanan massal yang digelar di Ponpes Attaujieh Leler Rendegan Kebasen, kabupaten Banyumas, Sabtu (1/12/2018).

 

Ansorjateng.net, Banyumas – Sebanyak 14 anak dikhitan dalam khitanan massal yang digelar di Pondok Pesantren Attaujieh Leler Rendegan Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas, Sabtu (1/12/2018).

Selain sebagai aksi sosial, karena peserta khitan massal datang dari keluarga kurang mampu, kegiatan ini sekaligus memeringati maulid Nabi Muhammad saw. dan haul masyayikh pesantren Attaujieh.

Khitanan massal kali ini didukung berbagai pihak. Salah satunya PAC GP Ansor Kebasen dan Satuan Khusus Banser Husada (BASADA) Kabupaten Banyumas.

“Kegiatan sunatan massal kali ini sebagai syiar GP Ansor dalam kegiatan sosial keagamaan di tengah masyarakat luas wujud kesetiakawanan sosial,” tutur Ketua PAC GP Ansor Kebasen, Saeful Anwar.

Saeful melanjutkan, untuk kegiatan haul masyayikh dan maulid Nabi Muhammad saw. merupakan bentuk khidmah kepada masyayikh yang telah berpulang serta berharap keberkahan atas lahirnya Nabi Muhammad.

Dalam kesempatan yang sama Sekretaris PC GP Ansor Banyumas Ahmad Mualif  mengatakan, kegiatan sosial khitan massal yang dilakukan GP Ansor menjadi bukti bahwa organisasi ini sangat peduli dengan kondisi sosial masyarakat.

“Ini bentuk kepedulian kami dalam mengabdi kepada masyarakat” tuturnya.

Selain sunatan massal, kegiatan arak-arakan berupa pawai abit dan obor ini sebagai upaya Gerakan Pemuda Ansor melestarikan tradisi dan kebudayaan masyarakat asli Banyumas. Saat itu juga 14 peserta khitan massal juga ikut diarak. Hal itu semakin menambah gembira para peserta khitan sebelum kulupnya dipotong.

“Ini momen indah yang akan selalu diingat hingga mereka dewasa kelak dan menjadi kebanggan tersendiri menjadi bagian dari keluarga besar NU,” tandasnya. (gozali)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here