Ansorjateng.net, Boyolali – PKD dan Diklatsar Ansor-Banser Wonosegoro, Boyolali, telah selesai digelar pada 15-17 Maret 2019. Banyak cerita unik di dalamnya.

PKD adalah Pelatihan Kader Dasar untuk kader Gerakapn Pemuda Ansor, Diklatsar adalah Pendidikan dan Pelatihan Dasar untuk kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser).

Pada PKD dan Diklatsar kali ini, terdapat peserta yang merupakan satu keluarga. Terdiri dari anak (Nursyahid), ayah (Munawir), dan paman (Ali Imron).

Ketiga peserta yang berasal dari Dukuh Beran, Karangjati, Wonosegoro, ini memiliki tekad kuat untuk menjadi Banser.

“Motivasi saya masuk Banser, ingin memperbaiki diri,” kata Munawir (57).

Usia Munawir yang tidak muda lagi, tak menyurutkan keiinginannya menjadi Banser. Ia mengikuti proses diklatsar dari awal sampai akhir tanpa putus.

Bapak tiga anak yang kesehariannya sebagai petani, ini tertarik jadi Banser karena di Banser ada banyak kegiatan positif, di antaranya sosial dan mengaji.

Selain itu, sahabat Munawir ingin didoakan Mbah Hasyim Asy’ari agar husnul khotimah. Nursyahid dan Ali Imron juga mengamini impian mulia Munawir itu.

Ketua PC GP Ansor Boyolali, Husen Ahmad mengungkapkan, pihaknya menyambut baik niat tulus ikhlas para calon kader GP Ansor untuk bergabung mengabdi pada agama dan berkhidmah pada Ulama.

“Selamat bergabung Sahabat, mari berdoa bersama agar ini jadi inspirasi yang bergizi bagi masyarakat di luar sana,” tuturnya. (Heri Anugerah/Hud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here