ANSORJATENG.NET, JAKARTA – Kabar meninggalnya ulama kharismatik NU, KH Maimoen Zubair bukan hanya memunculkan duka mendalam bagi masyarakat di tanah air, tetapi juga jutaan jemaah haji di tanah suci, Makkah, Arab Saudi.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang terus mendampingi jenazah Mbah Maimoen mengonfirmasi bahwa kiai berusia 91 tahun tersebut bakal dishalatkan di Masjidil Haram. Jutaan jemaah haji dari seluruh dunia bakal ikut menyolatkan Mbah Maimoen.

“Insyaallah jutaan jemaah haji di Masjidil Haram akan ikut menyolatkan jenazah beliau,” ujar Menag Lukman, Selasa (6/8) lewat video siaran langsung di Makkah.

Sebelumnya, jemaah haji dari Indonesia melakukan shalat jenazah untuk Mbah Maimoen sebelum dibawa ke Masjidil Haram.

Menag Lukman juga memberikan kepastian kabar bahwa Mbah Maimoen akan dimakamkan di Ma’la, Makkah. Dia menuturkan bahwa tempat pemakaman tersebut sebetulnya hanya diperuntukkan bagi warga Makkah. Namun, pihaknya akan terus memastikan tempat pemakaman tersebut.

Ulama kharismatik yang juga Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Maimoen Zubair diberitakan wafat di sela menunaikan ibadah haji di Makkah, Arab Saudi, Selasa (6/8).

Kabar tersebut salah satunya datang dari Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah PBNU KH Abdul Ghafarrozin.

“Innalillahi wa inna ilahi raji’un. Nembe mawon kapundut Simbah Maimoen Zubair wonten Makkah(baru saja wafat Syekh Maimoen Zubair di Makkah),” katanya dalam sebuah pesan singkat.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama meminta warga NU untuk melaksanakan shalat ghaib atas wafatnya Mustasyar PBNU KH Maimoen Zubair.


Permintaan tersebut disampaikan Sekjen PBNU, A Helmy Faishal Zaini, Selasa (6/8).

“Kepada umat Islam, khususnya warga Nahdlatul Ulama, mari bersama-sama melaksanakan shalat ghaib dan membacakan surat Al-Fatihah untuk KH Maimoen Zubair. Semoga senantiasa ditempatkan di tempat yang paling mulia di sisi Allah Swt,” ungkap Sekjen Helmy. (Fathoni/NUOnline)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini