ANSORJATENG.NET, TEGAL – Pengurus Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Jatinegara telah  dilantik oleh Pengurus Cabang GP Ansor Kabupaten pada Sabtu (26/10/2019), di Wisata Gunung Gantungan.

Penyelenggaraan pelantikan berlangsung dengan penuh khidmat melalui pembacaan Surat Keputusan tentang Susunan pengurus PAC GP ANSOR Kecamatan Jatinegara Masa Khidmat 2019-2021.

Acara pelantikan pengurus dihadiri oleh beberapa Pengurus Badan Otonom NU, yaitu MWC NU Jatinegara, PC GP Ansor Kabupaten Tegal, IPNU-IPPNU Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal, PR GP Ansor se_Kecamatan Jatinegara, PAC Muslimat NU, PAC Fatayat NU, dan Pengurus Ranting NU se-Kecamatan Jatinegara. Hadir juga Forkopimcam Jatinegara dan Pemuda Muhamadiyah Jatinegara.

Ketua Kasatkoryon Kecamatan Jatinegara Joko Waluyo, S.Pd, menyampaikan bahwa di Jatinegara sudah ada 100  anggota Banser lebih dan sudah tersebar di masing-masing ranting.

“Targetnya minimal ada 200 Banser,” sambut Joko Waluyo.

Sementara itu Pengurus PC GP Ansor Kabupaten Jatinegara, Amin Nasori, S.Pd, menyampaikan bahwa Ansor adalah gerakan perjuangan semesta yang bergerak di semua lini dengan mekanisme yang telah diwariskan para pendahulu.

“Kader Ansor harus mempunyai sinergitas kinerja dan spiritual. Saya tidak mau punya kader Ansor yang gagal fisik dan spritualnya. Jadilah kader yang cerdas,” tegas Amin Nasori.

Sahabat Amin juga menyinggung mengenai maraknya hinaan terhadap Banser di media sosial. Namun, hal itu mestinya tak membuat kader rendah diri, melainkan justru membangkitkan semangat.

“Kita sering di bully tapi kita buktikan dengan kegiatan-kegiatan positif yang nyata,” ungkap Amin Nasori.

Sekretaris MWC NU Jatinegara, Jamroni, SE menyatakan, kader Ansor harus bisa melaksanakan amanah organisasi, aktif terlibat dan peduli pada masyarakat serta bisa bermanfaat bagi sesame.

Ketua PAC Anshor Kecamatan Jatinegara, Abdul Aziz yang baru saja dilantik, optimis Ansor akan berkembang dengan baik di wilayah ini.

Abdul Aziz berharap kepada kader-kader yang baru dilantik, tetap semangat berjuang serta mempunyai jiwa keorganisasian.

“Walau kita tahu, kita sebagai kader ini tidak ada gaji,” ujarnya.

Menurut Abdul Aziz, kader Ansor harus bisa mengemban amanah dengan tulus dan berjiwa sosial.

“Kita harus bangga menjadi warga NU dan siap membela NKRI,” ungkap Abdul Aziz.

Sementara itu, Camat Jatinegara Suwatno, berharap semua kader NU baik yang ada di Ansor maupun banom (badan otonom) berani tampil berkiprah demi bangsa ini.

“Ansor harus optimis dalam berorganisasi, agar bisa belajar memimpin harus berbuat baik, ikhlas dan suka menolong sesama,” pesan Suwatno. (Tahmid)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini