Tegal, ansorjateng.net – Nur Fanani secara aklamasi terpilih sebagai ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tegal masa khidmat 2019-2023 dalam konferensi cabang yang berlangsung Ahad (15/12/219). Konfercab diikuti perwakilan PAC dan Ranting se Kabupaten Tegal bertempat di gedung PCNU ini memuncul dua kandidat ketua yakni H. Miftahudin dan Nur Fanani.

Dalam proses pemilihan Nur Fanani mendapat dukungan rekomendasi 9 Pengurus Anak Cabang (PAC) dan 134 Pengurus ranting (PR) Sementara H. Miftachudin mendapat dukungan rekomendasi 5 PAC dan 75 PR. Namun ketika memasuki tahapan pemilihan H. Miftachudin meenyatakan mundur dan menyerahkan sepenuhnya kepada Nur Fanani tanpa syarat apapun.

Sehingga pimpinan sidang H. Solahudin Aly yang juga ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Tengah mengesahkan secara aklamasi Nur Fanani sebagai ketua terpilih PC GP Ansor. Dia menggantikan ketua lama Didi Permana yang telah berakhir masa baktinya dan tengah menduduki posisi anggota DPRD Fraksi PKB.

Konfercab yang berlangsung sehari dihadiri Bupati tegal, Umi Azizah; Pengurus Pusat GP, Ansor Mujiburrohman; Ketua PW GP Ansor Jateng H. Solahudin Aly; Ketua Ansor Brebes Munsip; Ketua PCNU A. Wasari; dan Ketua DPC PKB  A. Firdaus Assyarozy.  Dari Ormas Kepemudaan hadir ketua DPD KNPI, Erzal Aburizal; Ketua Pemuda Pancasila, M. Khuzaeni (Jeni Bae); Ketua Karang Taruna Edy Sulistianto dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Di tengah perhelatan tersebut Didi Permana pada awak media menyampaikan harapan Konfercab melalui komisi-komisi merumuskan penyusunan metodologi baru sebagai jalan tengah yang pada satu sisi mempertahankan nilai-nilai dan norma-norma tradisi. Tetapi pada sisi lain perlu responsif terhadap perubahan yang dinamis. Di samping  melakukan pembagian dan pemetaan wilayah ruang gerak pemikiran yang berkembang dalam lingkungan GP Ansor dalam rangka menghargai pendapat dan pemikiran.

Diharapkan ke depan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor harus memiliki website dan akun Medsos yang diitetapkan sebagai wahana komunikasi antar kader sekaligus menunjukkan eksistensi dini. Serta sungguh-sungguh dalam rangka merespon perkembangan teknologi komunikasi sebagai basis dalam membangun jejaring dengan kader yang tersebar di berbagai bidang kehidupan.

“Pimpinan Cabang GP Ansor juga harus memiliki database, yang berisi tentang susunan kepengurusan di semua tingkatan serta curiculum vite (CV) seluruh kader GP Ansor agar pemetaan serta distribusi kader menjadi terarah,” kata Didi. (Dasuki / Tahmid)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini