ANSORJATENG.NET , SEMARANG – Gerakan Pemuda (GP) Ansor memiliki andil besar dalam penyelamatan banda Masjid Agung Semarang (MAS) yang kini didirikan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Pengasuh Pondok Pesantren Raudlotul Qur’an KH Muchammad Maksum Turmudzi mengatakan hal itu saat memberikan sambutan Rapat Kerja Cabang (RAKERCAB) II GP Ansor Kota Semarang di Pondok Pesantren Raudlotul Qur’an, Kauman Semarang Tengah, Kota Semarang, Minggu (5/1/2020).

“Kebersamaan Ansor dengan pesantren dan masjid Kauman agar terus dijaga, Ansor dulu pernah berjuang untuk mengembalikan bondo (aset) Masjid Agung Semarang berupa tanah dan akhirnya terbangunlah MAJT itu,” ucapnya.

Gus Hamad, sapaannya, juga mengaku bangga atas kesediaan GP Ansor Kota Semarang yang telah memilih pondok pesantren yang didirikan oleh ayahnya, KH Turmudzi Taslim sebagai tempat kegiatan. Tak hanya bangga, ia mengajak para aktivis Ansor untuk bersama-sama membantu menghidupkan pesantren.

“Alhamdulillah pesantren Raudlotul Qur’an kok bisa dijadikan tempat Rakercab Ansor Semarang, saya bangga karena akhirnya teman-teman Ansor bisa melihat ada pesantren di tengah-tengah Kota, ” kata Kiai asli didikan Kiai Turmudzi.

Sementara, Ketua PC GP Ansor Kota Semarang Syaiful Bahri mengatakan komitmennya dalam meningkatkan kegiatan kaderisasi untuk memperkuat kelembagaan Ansor, “Salah satu agenda besar kita adalah menghidupkan kembali Ansor di tingkat ranting dan anak ranting, hal ini kami targetkan pada Agustus tahun ini semua ranting di Kota Semarang selesai,” ucapnya. 

Syaiful Bahri yang akrab disapa Rahul melanjutkan, menjelang Harlah Ansor pada bulan April mendatang, GP Ansor Kota Semarang akan mengadakan rangkaian kegiatan sejak Maret sampai April, puncaknya Ansor Bersholawat yang akan dihelat secara besar.

“Kita akan undang Habib Lutfi dan Gus Azmi, kita usahakan beliau berdua hadir saat puncak acara nanti, ” bebernya. 

Sedikit berbeda, Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah H. Sholahuddin Ali mengingatkan, peran pemuda Ansor sebagai sebuah organisasi, “Rakercab ini penting karena kita memiliki dua tanggung jawab,” kata Gus Sholah.

Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah H Sholahuddin Aly saat memberikan sambutan Rakercab II GP Ansor Kota Semarang di PPRQ Kauman Semarang.

Pertama, lanjutnya, kita dituntut siap untuk melanjutkan perjuangan para kiai. Yang kedua, apapun yang terjadi, Kota Semarang adalah mukanya Jawa Tengah. Maka kita perlu memperindah muka kita dengan akhlak dan kemajuan.

Hal senada diucapkan Sekretaris Daerah Kota Semarang Iswar Aminuddin. Iswar mewakili Wali Kota Semarang meminta adanya gerakan yang sinergi antara Ansor dengan Pemkot agar pembangunan Kota Semarang terus berjalan, “Insyaallah pemerintah Kota Semarang siap mendukung kegiatan yang positif untuk pembangunan Kota Semarang, ” ujarnya. 

Sebelum dibuka, Rois Syuriah PCNU Kota Semarang KH Hanief Ismail dalam amanatnya mengingatkan, tantangan kehidupan di masa mendatang makin banyak, “Semua komponen masyarakat, terutama NU, harus siap menghadapi semua tantangan yang semakin hebat,” tuturnya.

Abah Hanief melanjutkan, tantangan yang paling berat dan efeknya sangat terasa saat ini adalah dinamika dalam dunia maya, “Kita harus menyiapkan SDM yang berkualitas untuk mengantisipasi efek negatif seperti berita hoax,” pungkasnya. (Q.C024)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini