ANSORJATENG.NET, SEMARANG – Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Tengah mendorong para pengurus komite untuk membantu kepala SMA/SMK/MA dalam merealisasikan program pencegahan ideologi radikalisme di satuan pendidikan tingkat atas.

Sekretaris Dewan Pendidikan Propinsi Jawa Tengah Drs Ahmad Niam Syukri MSi mengatakan kalangan civitas akademika pada satuan pendidikan tingkat atas hingga kini masih diincar untuk dijadikan agen pembiakan ideologi radikalisme .

“Karena itu kami mendorong  kepada pengurus komite SMA/SMK/MA di Jateng agar membantu kepala sekolah dalam menbentengi para siswa dan gurunya dari pengaruh radikalisme itu,” ujar Gus Niam disela pertemuan mantan aktifis GP Ansor Jateng tahun 1990-an di resto kampung kopi Banaran Bawen Semarang, Selasa (5/2)

Menurutnya, peran yang dapat dilakukan komite sekolah dalam pencegahan radikalisme bisa dilakukan melalui koordinasi dengan kepala sekolah agar program penguatan nasionalisme dimasukkan dalam materi program ektra maupun intra kurikuler.

Jadi, lanjutnya, tidak perlu membuat program baru yang akan menambah beban tugas belajar para peserta didik, tetapi cukup memaksimalkan yang ada, namun dilengkapi dengan pesan-pesan nilai  nasionalisme.

Saat ini, tutur Ahmad Niam, peserta didik mulai dari PAUD hingga SLTA menjadi sasaran perekrutan gerakan radikalisme, ini berpotensi sebagai ancaman. Kalau tidak segera ditepis, maka upaya peningkatkan kualitas pendidikan dan mewujudkan pendidikan yang bermakna untuk peserta didik di seluruh satuan pendidikan di Jateng  akan terganggu.

Dia menambahkan tanpa bermaksud melakukan justifikasi dan generalisasi terhadap kelompok atau pihak, biasanya munculnya radikalisme dipicu oleh tumbuhnya sikap intoleransi,  penyebaran ungkapan dan  ujaran kebencian.

Jika sikap seperti ini dibiarkan, menurutnya, sangat berpotensi akan mengganggu berbagai program pendidikan dan pengajaran  yang telah dicanangkan dengan baik, dan ujung-ujungnya akan berpotensi menggoyahkan keutuhan NKRI.

“Tugas dan tanggung jawab kepala sekolah memang berat, oleh karena itu komite sekolah perlu membantu dan mendampingi untuk mencegah radikalisasi di sekolah,” tuturnya.  (smh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini