Ansorjateng.net, Kendal – Sejumlah PAC Ansor di Kabupaten Kendal mendirikan posko siaga banjir. Posko tersebut bentuk kesiapsiagaan bencana banjir yang akhir-akhir ini nelanda dibeberapa wilayah di Kendal.

Di antara posko tersebut berada di di Kecamatan Rowosari, Weleri, Brangsong, Kaliwungu, Patebon, dan Kendal Kota. Beberapa kegiatan yang dilakukan di posko siaga di antaranya membagikan sembako, mie instan, makanan siap saji, penambalan tanggul yang bocor, dan bantuan lain yang dibutuhkan masyarakat.

Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Rowosari Abdul Aziz, mengatakan bantuan sembako yang disalurkan untuk warga merupakan bantuan dari Pemerintah desa Bulak Rowosari dan BPBD.

Sementara di Kecamatan Weleri posko berpusat pada Desa Karangdowo. Ketua PAC Ansor Weleri, Fajar Aristya, mengatakan, sedianya warga sudah mempunyai stok makanan di rumah. Sebab, sebelumnya terdapat instruksi untuk di rumah oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai upaya memutus penyebaran virus corona. Instruksi tersebut diikuti oleh sejumlah warga dengan menyetok kebutuhan makanan.

“Karena situasi banjir menyebabkan mereka susah untuk memasak, jadi kami membagikan 4.000 bungkus nasi siap makan kepada warga yang terdampak banjir ini,” katanya.

Selain Rowosari dan Weleri kegiatan serupa dilakukan oleh PAC GP Ansor dan Satkoryon Banser Kecamatan Patebon tepatnya di Desa Wonosari dan Purwokerto, untuk warga Wonosari dan Purwokerto bantuan didapat secara swadaya masyarakat dan bantuan donatur.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Kendal, Misbahul Munir dan Kasatkorcab Banser Kendal, Alex Nur Abyadl melakukan monitoring di beberapa titik posko kebencanaan yang didirikan oleh Ansor Banser.

“Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk rasa empati kader Ansor Banser kepada masyarakat, kami bekerjasama dengan Banom NU lainnya” ucap Gus Misbah
“Kami sudah menyiapkan personil untuk melakukan giat penanganan tanggap bencana bersama Kodim 0715 Kendal, Polres Kendal, BNPB, BPBD, PMI dan lainnya,” ujar Alex saat kami temui di lokasi RSS Kendal.

Kondisi cuaca pada musim penghujan perlu mendapat perhatian serius dari semua elemen masyarakat dan pemerintah daerah agar luapan air bah dan air hujan tidak menjadi ancaman banjir yang permanen dan musiman.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini