Ansorjateng.net, Kendal – Operasi pencarian korban tenggelam yang dilakukan oleh Banser Tanggap Bencana (Bagana) Kabupaten Kendal bersama bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FRPB) Kabupaten Kendal dan Batang setelah dua hari melakukan penyisiran membuahkan hasil pada Selasa (16/11/2021).

Korban MIY (13 tahun), yang merupakan santri Pondok Pesantren Al Munawwir Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang ini tenggelam terbawa derasnya arus Sungai Kalikuto berhasil diketemukan oleh Tim SAR gabungan, pada pukul 10.10 WIB di Muara Sigentong, Desa Gempolsewu, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal dalam keadaan meninggal dunia.

“Survivor MIY, berhasil kami temukan 7 km dari lokasi titik awal jatuh tepatnya di Muara Sigentong Gempolsewu,” ucap Nur Subhan, anggota Bagana Kendal.

Tim SAR yang hari ini bergabung berjumlah 78 personel, dibagi menjadi 4 SRU (SAR Unit) lapangan dan 1 SRU dukungan logistik. Dengan menggunakan 4 rescue boat dari Basarnas (Badan SAR Nasional), Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Semarang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal, dan dari Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Kota Semarang.

Hadir pula dalam Ops SAR dari Bagana Semarang Kota yang dikomandoi oleh Muh Sukeno, dirinya mengatakan bersama LPBI NU turut bergerak untuk ikut dalam misi ini.

“Mendengar kabar kebencanaan dari media WhatsApp Forum Alumni Bagana Jawa Tengah yakni seorang santri yang tenggelam maka kami bergerak ikut membantu supaya agar dengan cepat diketemukan. Secara kemanusiaan yang orang lain saja kami bantu, apalagi ini adalah yang notabene keluarga yakni santri,” ucap Sukeno.

Bersama Bagana Kendal, kami bergerak dengan kekuatan 8 personil, menggunakan armada pick up dan ambulans. Adapun peralatan yang kami bawa yakni rescue boat, pelampung dan peralatan safety standar dalam operasi SAR air. Pencarian dari kami dari jembatan apung desa Jatipurwo sampai dengan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tawang, lanjut Sukeno menegaskan.

Jelang salat zuhur, jenazah MIY dikenal pribadi yang baik ini merupakan siswa kelas 2 SMP Al Munawwir Gringsing, dan sudah 2 tahun ini menjadi santri di sana ditunggu oleh ratusan rekan santri dengan penuh isak tangis dibawa oleh ambulans Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Weleri dari Rumah Sakit Islam (RSI) Weleri untuk kemudian dilakukan sholat jenazah, dan selanjutnya dikebumikan.

Turut ambil bagian pada misi tersebut Basarnas Semarang, BNPP Semarang, BPBD Kendal, FRPB Kabupaten Kendal dan Batang, Palang Merah Indonesia (PMI) Batang, dan Lembaga Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Kendal, Batang dan Semarang Kota dan tim relawan lainnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini