Ansorjateng.net, Kendal – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Mranggen menggelar rapat kerja anak cabang (Rakerancab) di Vila Pedalaman Nglimut Desa Gonoharjo, Kecamatan Limbangan, Kendal selama dua hari, Sabtu-Ahad (15-16/1/2022). Tema yang diangkat dalam kesempatan ini yakni ‘Ansor Maju Satu Barisan Seribu Rintangan Patah Semua’.

Dalam Rakerancab yang digelar oleh Ansor Mranggen periode 2021-2023 ini sengaja memilih luar wilayah Mranggen. Menurut Ketua PAC GP Ansor Mranggen, Ahmad Watsiq, hal itu untuk penyegaran anggota, sebab lokasi Rakerancab berada di kompleks wisata alam berhawa sejuk.

“Biar fresh dan mendapat inspirasi cemerlang dalam menyusun program kerja,” kata Watsiq.

Tentu tidak hanya program kerja yang dibahas dalam rapat kerja tersebut. Ada selipan kegiatan yang sifatnya rekreasi.

Kata Watsiq, kali ini merupakan Rakerancab pertama. Rapat ini sangat vital, sebab sangat menentukan laju organisasi satu periode ke depan. Untuk itu dia berharap setiap peserta Rakerancab bisa menyusun program sebaik-baiknya dan realistis.

Ke depan akan digelar Rakerancab kedua. Rencananya akan berlangsung pada 2023. Dalam kesempatan Rakerancab kedua merupakan ajang evaluasi dari raker sebelumnya.

Sementara itu, Ketua PC Ansor Demak, Nurul Muttaqin, berpesan agar Ansor mampu menjadi wadah setiap pemuda NU.

Dilihat dari roda pergerakan organisasi yang telah berlangsung di PAC Ansor Mranggen, Nurul melanjutkan, Ansor Mranggen dinilai sebagai yang terbaik se-Kabupaten Demak.

“Mranggen ini gayanya sudah kayak cabang. Mranggen ini juga yang terbaik,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini, juga dihadiri perwalikan dari MWC NU Mranggen, MWC NU Limbangan, dan PAC GP Ansor Limbnangan.

Ketua MWC NU Mranggen, KH Jafar Shodiq, berkesempatan membuka Rakerancab. Kemudian dalam sambutannya, dia berharap agar dalam rapat kali ini menghasilkan keputusan cemerlang yang tidak keluar dari nilai-nilai dasar NU. Harapan itu dinilai wajar, karena MWC NU Mranggen ibarat ayah bagi PAC GP Ansor Mranggen.

“Kalian semua adalah anak sulung saya. Karena dalam platform AD-ART (Anggaran Dasar-Anggaran Rumah Tangga) MWC NU wajib melakukan pembinaan terhadap badan otonom di setiap tingkatan,” kata dia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini