Ansorjateng.net, Kudus – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kaliwungu menggelar Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di Pondok Pesantren Al ulya Desa Kedungsuren, Kaliwungu, Kendal, Jumat-Ahad (14-16/1/2022). Diklatsar angkatan 20 ini diikuti oleh 104 peserta perwakilan setiap ranting.

“Meskipun wabah Pandemi belum berakhir, namun para sahabat telah siap menjalankan amanat organisasi tanpa alasan apapun. Berkhidmah di Nahdlatul Ulama, Ansor, Banser harus didasari rasa ikhlas dan tanggung jawab,” ucap Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ansor Kendal Misbahul Munir.

Jika dahulu, Banser ikut berjuang dalam proses kemerdekaan lalu dilanjut dengan zaman orde lama, orde baru, reformasi, hingga sekarang zaman yang belum ada contohnya di mana kegiatan berkerumun tidak diperbolehkan.

“Karena kegiatan dibatasi, maka sekarang waktu yang tepat untuk mulai aktif menjaga umat dalam dunia teknologi dan media sosial,” tegas Gus Misbah sapaan akrabnya.

Hal senada dikatakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Alamuddin Dimyati Rois, sekarang era teknologi maka Banser sudah wajib hukumnya menguasai teknologi digital.

“Banser tidak hanya ngepam didunia nyata tapi juga ngepam didunia maya. Jika organisasi terbesar ini bisa menguasai, maka ruang gerak kaum radikal tidak akan ada,” ucap Gus Alam yang juga pengasuh pondok Al Fadlu 2 Kecamatan Brangsong.

“Mereka ini sudah berdakwah melalui media sosial, jadi ruang geraknya lebih luas. Untuk itu kita harus membentengi umat dengan memberikan pemahaman ajaran ahlus sunnah wal jamaah NU via medsos juga,” lanjutnya.

Di antara 104 peserta Diklatsar, ikut menjadi peserta yakni putra mantan Wakil Bupati Kendal KH Mustamsikin, Gus Mohammad Alfi Fajrin.

Gus Alfi yang juga pengasuh Pondok Pesantren Al Uswah mengaku dirinya tergugah untuk mengikuti kegiatan Diklatsar Banser ini untuk menjaga Islam Nusantara agar tetap berada damai.

“Harus dijauhkan dari gerakan-gerakan anti Indonesia dan Terorisme,” ucapnya.

Nazlal Firdaus Kurniawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini